BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan aturan baru terkait penerimaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sekolah negeri.

Ketentuan tersebut disampaikan Sudaryono dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Sudaryono mengatakan, setiap sekolah negeri bersama seluruh wali murid harus mencapai konsensus 100 persen untuk menentukan apakah menerima atau menolak program MBG.

Artinya, tidak diperbolehkan adanya penerapan secara parsial, di mana hanya sebagian siswa dalam satu sekolah menerima manfaat program tersebut.

“Untuk sekolah negeri, harus ada konsensus 100 persen. Apakah menerima atau menolak secara utuh,” ujar Sudaryono dalam rapat tersebut.

Menurutnya, aturan itu merupakan hasil koordinasi BGN dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan kepastian tata kelola sekaligus menjaga keseragaman distribusi MBG di seluruh lembaga pendidikan negeri.

Di sisi lain, BGN juga telah mencoret 1.653 sekolah dari daftar penerima manfaat program MBG.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengefektifkan alokasi bantuan agar pelaksanaan program lebih terarah dan tepat sasaran.

BGN selanjutnya akan memfokuskan prioritas penerima manfaat kepada kelompok yang dinilai paling membutuhkan, termasuk masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Dengan penataan tersebut, pelaksanaan MBG diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus memastikan manfaat program benar-benar menjangkau kelompok sasaran.

See also  Haidar Alwi: PDIP Terkesan Tidak Pro Penegakan Hukum

Berita Terkait

Tim Ekspedisi Patriot Dongkrak Pendapatan Mama OAP Tiga Kali Lipat, Buka Akses Belajar hingga Air Bersih di Papua
Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI
3.000 Buku Calistung dan STEM Buka Jalan Belajar bagi Siswa di Kawasan Transmigrasi Manokwari Selatan
Dukung Program Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi, PLN EPI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi
Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:44 WIB

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 September 2026 - 14:58 WIB

Tim Ekspedisi Patriot Dongkrak Pendapatan Mama OAP Tiga Kali Lipat, Buka Akses Belajar hingga Air Bersih di Papua

Friday, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Thursday, 17 September 2026 - 19:22 WIB

3.000 Buku Calistung dan STEM Buka Jalan Belajar bagi Siswa di Kawasan Transmigrasi Manokwari Selatan

Wednesday, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Dukung Program Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi, PLN EPI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi

Berita Terbaru

foto istimewa

Berita Utama

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 Sep 2026 - 15:44 WIB

Berita Utama

Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Friday, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB