PLN EPI Mulai Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Kupang, Petakan Potensi Ekonomi Masyarakat

Tuesday, 13 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLTU Timor-1 Kupang yang berada di Desa Lifuleo memiliki kapasitas 100 megawatt (MW), terdiri atas dua unit masing-masing berkapasitas 50 MW. Pembangkit tersebut berperan dalam menopang keandalan pasokan listrik sistem Timor, khususnya Kupang dan wilayah sekitarnya.

PLTU Timor-1 Kupang yang berada di Desa Lifuleo memiliki kapasitas 100 megawatt (MW), terdiri atas dua unit masing-masing berkapasitas 50 MW. Pembangkit tersebut berperan dalam menopang keandalan pasokan listrik sistem Timor, khususnya Kupang dan wilayah sekitarnya.

daelpos.com– PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memulai kajian sosial di sekitar proyek gasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kajian dilakukan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi, potensi usaha lokal, serta kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan yang selaras dengan pengembangan infrastruktur energi.

Kajian diawali melalui kick-off meeting yang melibatkan PLN EPI, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kupang, pemerintah kecamatan dan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat keamanan, serta tokoh masyarakat Desa Lifuleo.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan pelibatan masyarakat sejak tahap awal penting untuk membangun pemahaman bersama sekaligus menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan seiring dengan berlangsungnya proyek.

“Yang kami lakukan bukan hanya melihat proyeknya, tetapi juga memahami kondisi masyarakat di sekitarnya. Kami membutuhkan dukungan masyarakat dan pada saat yang sama ingin memastikan keberadaan kegiatan PLN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Mamit.

“Harapannya, sinergi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar proyek dapat berjalan dengan baik, sementara manfaat dari keberadaan proyek juga dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kajian akan memetakan sejumlah potensi dan kebutuhan masyarakat, antara lain budidaya rumput laut, ekosistem dan biota laut, pengembangan UMKM termasuk tenun ikat khas NTT, serta kebutuhan sarana dasar seperti air bersih, pendidikan, dan kesehatan. Hasil pemetaan akan menjadi salah satu dasar PLN EPI dalam menentukan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kupang I Made Dedik Parnanda Satriadi mengatakan keandalan pembangkit dan dukungan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelayanan kelistrikan. Seluruh proses bisnis ketenagalistrikan mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi saling berkaitan dan membutuhkan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

See also  UMP Jakarta 2026 Naik 6,17 Persen Jadi Rp5,7 Juta

“Kalau pembangkitnya bagus dan andal, kami di sisi pelayanan juga akan lebih mudah menjaga keandalan listrik kepada masyarakat. Karena itu, setiap pengembangan infrastruktur perlu dikomunikasikan dengan baik agar mendapat dukungan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ujar I Made.

Perwakilan Kecamatan Kupang Barat, Yanti Tumpu Nati menyampaikan dukungan terhadap kajian sosial tersebut dan berharap hasil pemetaan dapat menjadi dasar pengembangan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Lifuleo.

“Sebagai pemerintah, kami sangat mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan PLN dan masyarakat. Kami berharap kajian ini dapat menangkap kebutuhan dan potensi masyarakat Desa Lifuleo sehingga program yang nantinya dikembangkan benar-benar tepat sasaran, bermanfaat, dan dapat berkelanjutan,” kata Yanti.

Gasifikasi Perkuat Keandalan Energi NTT

PLTMG Kupang Peaker berkapasitas 40 megawatt (MW) di Desa Lifuleo merupakan salah satu infrastruktur pembangkitan yang mendukung keandalan sistem kelistrikan NTT. Sejalan dengan program gasifikasi pembangkit, PLN EPI mendukung kesiapan rantai pasok energi primer melalui pengembangan infrastruktur dan penyediaan gas bumi, termasuk LNG, untuk memperkuat keandalan pasokan sekaligus mendukung efisiensi pembangkitan dan transisi energi.

Melalui kajian sosial ini, PLN EPI mendorong agar pengembangan infrastruktur energi tidak hanya memperkuat keandalan kelistrikan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mendorong kemandirian masyarakat sekitar. Dengan demikian, pembangunan energi dapat tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan manfaat sosial, ekonomi, serta lingkungan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Pertamina EP Sangasanga Dorong KWT Rosella Kembangkan Melon Premium
Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI
Bahlil Legalkan Sumur Rakyat, Produksi Minyak Nasional Digenjot
Inovasi Energi Bersih PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026
ICONMOVE Warnai HUT ke-26 PLN Icon Plus dengan Semangat Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial
Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Langsung Lewat Control Room
Jelajahi 1.400 Kilometer Penuh Cerita, Peserta Pertamina Mandalika Ride Out Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
ITPLN Global Pals, Dorong Internasionalisasi Kampus Transisi Energi
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 06:52 WIB

Pertamina EP Sangasanga Dorong KWT Rosella Kembangkan Melon Premium

Tuesday, 13 October 2026 - 06:48 WIB

PLN EPI Mulai Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Kupang, Petakan Potensi Ekonomi Masyarakat

Monday, 12 October 2026 - 18:31 WIB

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 October 2026 - 18:26 WIB

Bahlil Legalkan Sumur Rakyat, Produksi Minyak Nasional Digenjot

Monday, 12 October 2026 - 12:37 WIB

Inovasi Energi Bersih PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Berita Terbaru

News

Kemendes Ajak UKKM Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih

Tuesday, 13 Oct 2026 - 07:00 WIB