Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan

Sunday, 8 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di dua lokasi di Sumatera Barat, yakni kawasan Kelok 9 pada ruas Batas Kota Payakumbuh–Batas Provinsi Riau serta Nagari Tanjung Lolo, Kabupaten Solok Selatan. Penanganan darurat dilakukan dengan mengerahkan personel dan alat berat untuk membersihkan material tanah yang menutup sebagian badan jalan, sehingga akses masyarakat kembali fungsional.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah. Kecepatan respons diperlukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap infrastruktur dan layanan dasar di tengah kondisi bencana.

“Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani,” kata Menteri Dody.

Peristiwa longsor tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (6/11/2026). Material longsoran sempat menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas.

Di kawasan Kelok 9, longsor terjadi di Km 146+000 dan Km 147+000 pada Sabtu (6/11/2026), masing-masing sekitar pukul 01.00 WIB dan 07.00 WIB. Material longsor menutupi hampir separuh badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Untuk mempercepat penanganan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengerahkan dua unit alat berat berupa satu wheel loader dan satu backhoe loader. Tim Tanggap Darurat BPJN Sumbar juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas selama proses pembersihan material berlangsung.

Saat ini, pada ruas jalan tersebut telah dapat dilalui kendaraan Dari dua arah kembali, namun petugas Kementerian PU tetap melakukan pembersihan karena material longsor masih terus turun.

See also  Dapat Bantuan Rumah dengan Sambungan Listrik, Hidup Mirah Makin Terang dan Berwarna

Sementara itu, longsor juga terjadi di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok Selatan. Hujan berintensitas tinggi mulai mengguyur kawasan tersebut pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, mengakibatkan longsor menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter di ruas Lubuk Selasih–Surian STA 48+400, tepatnya di kawasan Air Dingin.

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan dari arah Lubuk Selasih menuju Surian maupun sebaliknya harus diberlakukan sistem buka-tutup satu lajur. Menanggapi laporan tersebut, Tim Tanggap Darurat BPJN Sumbar segera melakukan penanganan untuk membersihkan material longsor dengan menggunakan satu unit excavator, satu dump truck, dan satu backhoe loader.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Sabtu (7/11/2026) pukul 05.00 WIB, material longsor di ruas Lubuk Selasih–Surian telah selesai dibersihkan sehingga lalu lintas kembali dapat dilalui dengan normal.

Kementerian PU terus melakukan penanganan di lokasi terdampak guna menjaga konektivitas jalan sekaligus menyiagakan alat berat yang diperlukan untuk mengantisipasi kejadian susulan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU untuk menjaga konektivitas jalan nasional, terutama pada kawasan yang memiliki risiko bencana tinggi.

Berita Terkait

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games
DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi
Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan

Sunday, 8 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di dua lokasi di Sumatera Barat, yakni kawasan Kelok 9 pada ruas Batas Kota Payakumbuh–Batas Provinsi Riau serta Nagari Tanjung Lolo, Kabupaten Solok Selatan. Penanganan darurat dilakukan dengan mengerahkan personel dan alat berat untuk membersihkan material tanah yang menutup sebagian badan jalan, sehingga akses masyarakat kembali fungsional.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya Kementerian PU menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di berbagai daerah. Kecepatan respons diperlukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap infrastruktur dan layanan dasar di tengah kondisi bencana.

“Begitu terjadi bencana, kita harus segera bergerak di lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani,” kata Menteri Dody.

Peristiwa longsor tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (6/11/2026). Material longsoran sempat menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas.

Di kawasan Kelok 9, longsor terjadi di Km 146+000 dan Km 147+000 pada Sabtu (6/11/2026), masing-masing sekitar pukul 01.00 WIB dan 07.00 WIB. Material longsor menutupi hampir separuh badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Untuk mempercepat penanganan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengerahkan dua unit alat berat berupa satu wheel loader dan satu backhoe loader. Tim Tanggap Darurat BPJN Sumbar juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas selama proses pembersihan material berlangsung.

Saat ini, pada ruas jalan tersebut telah dapat dilalui kendaraan Dari dua arah kembali, namun petugas Kementerian PU tetap melakukan pembersihan karena material longsor masih terus turun.

See also  Menteri Transmigrasi Ajak Dubes Tiongkok Tinjau Sentra Kelapa, Ekosistem Ekonomi Baru Tumbuh di Halmahera Utara

Sementara itu, longsor juga terjadi di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok Selatan. Hujan berintensitas tinggi mulai mengguyur kawasan tersebut pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, mengakibatkan longsor menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter di ruas Lubuk Selasih–Surian STA 48+400, tepatnya di kawasan Air Dingin.

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan dari arah Lubuk Selasih menuju Surian maupun sebaliknya harus diberlakukan sistem buka-tutup satu lajur. Menanggapi laporan tersebut, Tim Tanggap Darurat BPJN Sumbar segera melakukan penanganan untuk membersihkan material longsor dengan menggunakan satu unit excavator, satu dump truck, dan satu backhoe loader.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Sabtu (7/11/2026) pukul 05.00 WIB, material longsor di ruas Lubuk Selasih–Surian telah selesai dibersihkan sehingga lalu lintas kembali dapat dilalui dengan normal.

Kementerian PU terus melakukan penanganan di lokasi terdampak guna menjaga konektivitas jalan sekaligus menyiagakan alat berat yang diperlukan untuk mengantisipasi kejadian susulan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU untuk menjaga konektivitas jalan nasional, terutama pada kawasan yang memiliki risiko bencana tinggi.

Berita Terkait

Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan
Terima Pengurus GMNI, Wamen Viva Yoga: Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme
Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru
Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues
Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai
Dari Cerpen Kelas Lima SD hingga Novel, SBY: Kembalinya Seniman Setelah Mengembara

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:02 WIB

Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan

Thursday, 5 November 2026 - 09:19 WIB

Terima Pengurus GMNI, Wamen Viva Yoga: Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme

Wednesday, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru

Tuesday, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional

Monday, 2 November 2026 - 18:15 WIB

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB