Warga Tangsel Keluhkan Jembatan Bolong

Monday, 24 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Musim hujan yang dimulai awal Januari belumlah usai, kendati demikian, banyak fasilitas umum yang kemudian menjadi rusak akibat hujan yang terus menerus mengguyur kota Tangerang Selatan ini.

Tak terkecuali jembatan yang terdapat di JL. Atmaja AMD Babakan Pocis Rt. 008/002 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu – Kota Tangerang Selatan Ini, jembatan yang konon menurut keterangan warga baru di renovasi sekitar 3 – 4 bulan yang lalu, tiba-tiba saja bolong dan menyebabkan akses warga menuju ke Kantor Kelurahan menjadi Terhambat.

“Awalnya lobangnya kecil, tapi lama kelamaan lobangnya semakin besar. Olehkarenanya dikasih penghalang batu dan bambu oleh warga sebagai tanda bahwa disini ada lubang, biar warga yang melintas tidak nyemplung ke lobang ini” ujar Kristianto S.N (30) warga yang setiap hari menggunakan jalan tersebut (24/2/2020).

Menurutnya, APBD Tangsel 2019 yang berjumlah 3,8 Triliun bisa lebih mementingkan kualitas pembangunan jembatan. “Masa harus menunggu Musrenbang dulu baru jembatannya beres? Kasihan dong warga Pocis yang terhambat aksesnya ke kelurahan!” paparnya.

Sementara itu warga lainnya Edward Ical (36) yang berprofesi sebagai supir angkot juga menyayangkan hal tersebut. “Saya setiap hari lewat jalan ini, tapi karena bolongnya semakin besar saya gak berani takut jeblos, makanya saya memutar lewat jalan baru LUK, untuk mengambil penumpang anak sekolah di Pocis,” tuturnya.

Warga berharap semoga aparatur pemerintah baik tingkat kelurahan, kecamatan, ataupun kota dapat dengan cepat memperbaiki jalan tersebut, karena jalan tersebut merupakan akses utama warga pocis menuju kelurahan, terutama kendaraan roda 4. (SAD)

See also  TP PKK Didukung IKAPTK & Alumni IPDN Angkatan 20 Gebrak Masker se-Indonesia

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru