Mendagri Minta Seluruh Pemda Tangguh Hadapi Dampak Virus Korona

Thursday, 27 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., meminta seluruh Pemerintah Daerah tangguh menghadapi dampak COVID-19 atau yang dikenal dengan penyebaran Virus Korona, terutama yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Hal itu diungkapkannya saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Politik dan Pemerintahan Umum dan Deteksi Dini Mendukung Sukses Pilkada Serentak Tahun 2020 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (27/02/2020).

“Perintah Bapak Presiden, kita harus melaksanakan sejumlah langkah untuk menghadapi tekanan ekonomi selain akibat perang dagang antara US vs China, dan Brexit di Inggris, juga dampak COVID-19 atau Korona,” kata Mendagri.

Salah satu sektor yang terkena dampak dari adanya penyebaran Virus Korona yang berasal dari Tiongkok adalah sektor pariwisata. Pasalnya, wisatawan Tiongkok menjadi pangsa pasar wisata di Indonesia. Tak hanya itu, Tiongkok menjadi rekan import-export bagi Indonesia.

“Dampaknya otomatis di wisata, karena Tiongkok itu sekarang middle classnya meningkat, turisnya termasuk terbesar ke seluruh dunia termasuk ke Indoneisa, otomatis wisata akan terdampak, ini yang paling utama. Kemudian, Tiongkok menjadi partner nomor 1 di bidang import, berbagai jenis barang, mulai teknologi, manufaktur, makanan, dan bahan-bahan yang menjadi manufaktur kita di sini. Tiongkok juga partner nomor 1 untuk export karena pasarnya sangat besar. Dengan adanya wabah ini, berpegaruh cukup signifikan dan membuat perlambanan ekonomi,” jelasnya.

Dengan adanya isolasi di beberapa Kota di Tiongkok, meruntuhkan secara perlahan pertumbuhan yang telah dibangun di wilayah itu. Sementara itu, penurunan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok, sedikit banyaknya akan memengaruhi perlambatan ekonomi di Indonesia.

“Dengan adanya lock down di Tiongkok, kota-kota diisolasi, ini menimbulkan efek psikologis masyarakat di Tiongkok terutama membuat mesin produksi menjadi lamban, pabrik dan kantor tutup. Ini pengaruhnya besar sekali, karena 1% penurunan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok akan berdampak sekitar 0,06 pelambanan ekonomi di kita, ini harus kita antisipasi bersama,” ujarnya.

See also  Berbagai Inovasi Tampil Ditahap Wawancara Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Hari Ketiga

Mendagri meyakini, kesuksesan dalam menangani dampak virus korona, dapat menjadi jalan untuk mensukseskan Pilkada Tahun 2020 yang sukses minim konflik sosial.

“Kita melihat bahwa kesuksesan menangani dampak korona, dapat membuat stabil, ini akan memberikan jalan yang mulus untuk Pilkada yang lancar, tapi kalau terjadi gejolak yang tak teratasi yang menimbulkan ada gejala sosial, akan membuat jalan tersebut berliku, berbatu, Pilkada menjadi sulit untuk dikelola,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menyampaikan arahan Presiden dalam menangani dampak virus korona, di antaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, Pemda diminta segera membelanjakan transfer dana dari Pusat kepada belanja modal dan barang, sesuai aturan yang berlaku.

“Perintah beliau pada Menkeu untuk segera transfer ke daerah, dan daerah diminta agar segera belanjakan uangnya ke belanja barang dan modal dengan aturan yang berlaku, asal jangan melabrak dan melanggar aturan. Belanjakan supaya uang beredar di masyarakat, agar ada daya tahan ekonomi masyarakat di daerah masing-masing,” kata Mendagri.

Kedua, seluruh Kementerian/Lembaga juga diminta untuk membelanjakan uangnya dengan segera, serta memonitoring penggunaan belanja di daerah.

“Semua K/L harus membelanjakan uangnya segera, dan akan dimonitor Menkeu, khusus di daerah saya dan Menkeu akan memonitor dan mengevaluasi realisasi anggaran semua daerah, nanti akan kelihatan mana yang realisasinya tinggi dan rendah,” pungkasnya.[]

Berita Terkait

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terbaru

Berita Utama

Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal

Friday, 25 Sep 2026 - 11:49 WIB

Energy

Siapkan SDM Nuklir, ITPLN Luncurkan Buku Teknologi PLTN

Friday, 25 Sep 2026 - 06:45 WIB