Pak Jokowi dan Pak Anies Bertemulah

Friday, 3 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Karena pandemi memaksa semua orang berubah, mulai dari ibadah , kerja sampai belanja kebutuhan sehari-hari semua bisa dilakukan di rumah. Tanpa disuruh saat melihat bencana kepedulian masyarakat dan rasa solidaritas muncul dimana-mana. Dari aku dan kamu menjadi kita, menjadi kami. Kemajuan secara sosial terjadi dimana teknologi menjadi jembatan nya.

Hari ini yang belum bisa berubah adalah budaya politik kita. Sentimen atau mungkin eksistensi masih kuat mewarnai masyarakat politik hari ini, tidak tampak sebuah persatuan ataupun solidaritas antar elite politik dalam mengatasi pandemi ini, jauh berbeda dengan apa yang terjadi di masyarakat. Saya jadi ngeri melihat kelakuan elite politik ini, lebih ngeri dari corona itu sendiri.

Kompetisi antar elite tentu menjadi sangat meriah karena ada tepuk tangan dan kebisingan dari para pendukungnya. Residu pemilu masih kental nyatanya. Sedih rasanya. Bagi sebagian orang ini tentu hal biasa dan ngak masalah, bagi saya ini persoalan serius. Kenapa serius? Karena kita sedang menghadapi wabah yang mematikan.

April sampai Mei adalah puncak penularan wabah, masih ada waktu dan kesempatan bagi kita mengatasi pandemi ini. Pandemi akan teratasi jika ada keseriusan negara dan pemerintah, persatuan elite politik dan kedisiplinan warga negara. Karena jakarta adalah pusat Wabah. Harus serius ngurusnya, kuncinnya ada di pak Jokowi & pak Anies.

Pak Anis masih muda, bekerjalah lebih keras lagi. Pak Jokowi sudah 2 priode, jangan pusing lagi soal popularitas atau citra, rakyat sudah berada di ujung sengsara. Pandemi ini adalah siklus besar sejarah, jadi tugas anda berdua ini adalah tugas sejarah. Coba anda renungkan bagaimana kegetiran para tenga medis menghadapi ini, coba ada rasakan bagaimana orang sulit mencari rejeki untuk makan dan kebutuhan hidup lainya karena dampak wabah ini. Merenung lah dan segerahlah bertemu.

See also  Update Positif COVID-19 Bertambah 693, Total Sembuh 4.575 Orang

Berdasarkan data jakarta adalah provinsi dengan kasus terbanyak covid19. Dalam banyak riset dikatakan pembatasan sosial adalah cara yg paling efektif menekan pandemi. Himbauan atau bahkan larangan tegas terhadap arus mudik lebaran harus dilakukan untuk menyelamatkan desa dari pandemi, untuk menyelamatkan kota dari krisis pangan. Saya heran kenap pak Jokowi dan pak Anies belum pernah bertemu membahas langkah2 terpadu mengatasi pandemi ini. Selain sebagai ibukota negara, jumlah potensial terbesar pemudik itu masih dari jakarta. Bersatulah untuk kemanusiaan.

Melarang orang mudik itu artinya menjaga Desa dari pandemi. Desa harus tetap aman, agar warga bisa terus berproduksi menjaga ketahanan pangan.

Seandainya pak Jokowi & pak Anies bertemu membahas cara pengendalian pandemi secara terpadu, banyak hal yg bisa dilakukan, banyak hal yg terselamatkan. Hanya kemungkinan para Buzzer yang kehilangan pekerjaan. (*)

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru

News

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Wednesday, 21 Oct 2026 - 09:09 WIB