Cegah Corona, 31 Ribu Desa Aktif Pantau Pemudik

Tuesday, 21 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, sebanyak 31.615 desa atau sekitar 42 persen dari seluruh desa di Indonesia telah aktif melakukan perjalanan dengan serius terhadap pemudik.

Menurutnya, perpindahan terhadap pemudik yang dilakukan setiap desa penting dilakukan, untuk partisipasi yang harus dilakukan Covid-19.

“Ini penting, karena dilakukan pemudik, relawan desa lawan covid-19 bisa memberikan saran dan masukan tentang apa yang harus dilakukan jika ada pemudik atau pendatang,” katanya di Jakarta, Senin (20/4).

Meski demikian, Abdul Halim Iskandar atau yang biasa disapa Gus Menteri mengimbau para perantau untuk sementara waktu meminta rencana mudik untuk covid-19 berakhir. Mudik, maka harus segera melakukan isolasi diri kompilasi tiba di desa.

“Masyarakat yang di desa usahakan jangan ke kota. Karena kota adalah sumber penyebaran covid-19. Makanya yang di Jakarta, atau di kota yang sudah terinveksi covid-19, atau yang di luar negeri, jika bisa jangan mudik. Ditunda dulu mudiknya, nanti bareng-bareng mudiknya kalau sudah bagus, ”katanya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melakukan survei terkait pendapat kepala desa terhadap pemudik.

Hasilnya, 89 persen Kepala Desa menghendaki agar warga di desa melakukan pemantauan untuk meminta mudik.

“Sekitar 89 persen Kepala Desa menghendaki agar warga desa yang ada di rantau untuk menerima mudik, bukan membelanjakan tetapi memilih mudik,” ungkapnya.

Menurutnya, data tersebut seirama dengan kebijakan presiden Joko Widodo yang meminta cuti bersama hari raya Idul Fitri karena pengaruh Covid-19.

“Persis dengan kebijakan Bapak Presiden, lakukan liburan bersama atau cuti bersama setelah dilakukan perubahan dalam rangka untuk memilih mudik,” imbuhnya.

See also  Persoalkan Materi Tartib DPD 2024, Anggota: Terdapat Pasal Titipan Pihak Luar

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB