Balai TN Bantimurung Bulusaraung Kembangkan Umbi Porang Jadi Komoditi Kelompok Tani Hutan

Friday, 8 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Porang adalah jenis tanaman umbi-umbian dari spesies Amorphophallus onchophyllus ya g termasuk hasil hutan bukan kayu (HHBK). Umbi Porang dapat dengan mudah tumbuh subur di setiap lahan, hanya tinggal dipelihara dan ditambah bibitnya. Dengan alasan tersebut hampir semua Kelompok Tani Hutan (KTH) terlibat dalam mengusahakan komoditi Umbi Porang.

Kelompok yang mengusahakan budidaya dan pengambilan Umbi Porang antara lain KTH Tunas Muda, KTH Pattiro Bulu, KTH Bulu Tanete, dan KTH Bukit Harapan yang berada di Dusun Pattiro Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Yusak Mangetan menegaskan bahwa KTH tersebut merupakan Kelompok Kemitraan konservasi.

“Perlu kami sampaikan bahwa 4 KTH tersebut merupakan kelompok Kemitraan Konservasi binaan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang merupakan bagian dari 9 SK Kulin KK,” ujarnya.

Dengan adanya kelompok pengumpul di dusun Pattiro adalah untuk memudahkan penjualan hasil panen. Namun saat ini hasil panen baru bisa dijual dalam kondisi segar dikarenakan belum adanya alat olah (pengiris/pengering). Pengumpul selanjutnya menjual hasil kumpulan petani kepada pembeli dari pabrik di Kabupaten Sinjai.

Umbi Porang ditanam dan tumbuh di awal musim penghujan dengan masa tumbuh sekitar 4 s/d 5 bulan, bulan ke 6 sudah bisa di panen. Luasan yang diusahakan oleh petani antara 0,5 Ha s.d 1 Ha, dengan kemampuan hasil produksi 50 ton/thn (gabungan dari 4 KTH).

Bibit umbi Porang dijual dengan harga, petani ke pengumpul sekitar Rp. 7.000 – Rp. 7.500, pengumpul ke pembeli dari pabrik sekitar Rp. 8.000 – Rp. 9.000, bibit yang berasal dari biji katak harga sekitar Rp. 50.000 per kilo (kg).

“Dari hasil diskusi dengan petani KTH, saat ini dibutuhkan hal-hal untuk meningkatkan kualitas hasil panen seperti pelatihan dan peningkatan kapasitas serta study banding terkait porang, bantuan alat pengiris dan pengering (oven) dan bantuan alat yang bisa jadikan tepung/serbuk porang karena harga lebih mahal,” jelas Yusak.

See also  Gus Halim Sidak Desa Peraih Peringkat 2 IDM Jateng

Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 mdpl. Bahkan, sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain. Untuk bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung.

Berita Terkait

Arus Balik Masih Mendominasi Jalan Layang MBZ
Arus Balik Nataru 2026: Trafik Tol Trans Sumatera Mulai Meningkat
Kereta Panoramic Kian Laris, Penumpang Naik 38,6%!
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang
Kades Ujung Tebu Apresiasi Mendes Yandri dan Bupati Ratu Hadiri Doa Akhir Tahun
Presiden Prabowo Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Hutama Karya Pastikan Kesiapan
Hutama Karya Tangani Pemulihan Akses Kutacane-Tekengon, Mobilitas Warga Berangsur Pulih
Kementerian PU Percepat Perbaikan Jalan dan Jembatan di Sumatera Jelang Tahun Baru

Berita Terkait

Sunday, 4 January 2026 - 17:41 WIB

Arus Balik Masih Mendominasi Jalan Layang MBZ

Friday, 2 January 2026 - 23:51 WIB

Arus Balik Nataru 2026: Trafik Tol Trans Sumatera Mulai Meningkat

Friday, 2 January 2026 - 18:49 WIB

Kereta Panoramic Kian Laris, Penumpang Naik 38,6%!

Friday, 2 January 2026 - 18:39 WIB

Menteri Dody Tinjau Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang

Friday, 2 January 2026 - 10:00 WIB

Kades Ujung Tebu Apresiasi Mendes Yandri dan Bupati Ratu Hadiri Doa Akhir Tahun

Berita Terbaru

Ayi Subarna Direktur Operasional dan Teknologi Informasi bank bjb (kanan ) / foto istimewa

Olahraga

Bandung bjb Tandamata Perkenalkan Skuad Putri Proliga 2026

Monday, 5 Jan 2026 - 13:15 WIB