Gusdurian Peduli Ditinggal Ikon Terbaiknya Glenn Fredly dan Didi Kempot, Gerakan Kemanusiaan Tetap Berlanjut

Friday, 8 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia baru saja kehilangan dua maestro besar di dunia musik Indonesia, yaitu Glenn Fredly dan Didi Kempot. Glenn meninggal pada tanggal 08 April 2020 karena penyakit radang selaput otak, sementara Didi Kempot meninggal pada tanggal 05 Mei 2020.

Berita tersebut sangat mengagetkan seluruh rakyat Indonesia, apalagi bagi pecinta musik pop dan jazz yang Glenn Fredly menjadi ikonnya. Dan juga bagi pecinta musik campur sari, Didi Kempot adalah maestronya, bahkan mendapat panggilan sebagai ‘The King of Brokenheart’ atau rajanya ‘Sobat Ambyar’.

Selain itu, kehilangan terbesar juga dirasakan oleh keluarga besar Gusdurian Peduli dan Gerakan Saling Jaga. Tidak bisa dipungkiri peran Glenn Fredly dan Didi Kempot sangat besar dalam penggalangan dana untuk bantuan korban Covid-19. Yang penyaluran bantuannya dilakukan oleh Gerakan Saling Jaga dan Gusdurian Peduli untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Glenn Fredly menjadi ikon Gerakan Saling Jaga untuk mengajak kalangan artis dan publik figur peduli pada korban dampak covid-19. Sementara Didi Kempot melakukan penggalangan dana melalui konser dari rumah bekerja sama dengan Kompas TV yang mencapai bantuan donasi sebesar Rp. 7,6 Milyar lebih dalam waktu 4 jam.

Gerakan Kemanusiaan Berlanjut

Meskipun ada duka mendalam dari aktivis Gusdurian Peduli dan Gerakan Saling Jaga namun itu tak menyurutkan gerakan kemanusiaan dari mereka. Bahkan komunitas karya kesabaran dan keuletan dari Alissa Wahid ini terus bergerak memberikan manfaat bagi sesama di tengah pandemi covid-19 ini.

Seperti Gusdurian Peduli Depok sebagai salah satu posko dari ratusan posko Gusdurian peduli lainnya. Sampai hari ini dalam kurun waktu 3 minggu sudah menyalurkan lebih dari 3,5 ton beras,1 ton terigu,1 ton minyak goreng, 1 ton gula pasir. Ribuan kemasan kecap, biskuit serta beberapa paket kesehatan lainnya, ribuan masker, ribuan handsanitizer dan lainnya.

See also  Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung Diminta Cegah Korupsi Melalui Penguatan MCP

Menurut Mansur Al Farisi Ketua Gusdurian Depok, selain bantuan paket diatas, Gusdurian Peduli juga aktif melakukan edukasi kepada warga, mahasiswa dan santri tentang Covid-19.

Gerakan edukasi ini dibantu dan dijalankan rutin oleh relawan Gerakan Saling Jaga yang di dalamnya ada unsur aktivis PMII, Kampus Al-Karimiyah Cabang Ciputat, LPNU Depok (lembaga perekonomian NU Depok), IKMD (Ikatan Keluarga Mahasiswa Depok), Gerakan Pemuda Ansor dan lain-lainnya.

“Saya yakin dengan Gotong Royong, gerakan kemanusiaan dan gerakan edukasi ini bersama-sama masyarakat Depok kita bisa melewati pandemi covid-19,” kata Mansur.

Mansur menambahkan gerakan Gusdurian Peduli ini mendapat suport dan apresiasi yang sangat tinggi dari beberapa mitra seperti: Narasi TV milik Najwa Syihab, Benih Baik Andi F Noya, Islam Cinta, Sobat Ambyar, Sido Muncul, Kompas TV, Jaringan Lintas Iman dan beberapa mitra lainnya.

Sementara itu, Hakim Muzayyan salah satu Relawan Saling Jaga juga sangat mengapreasi dan mendukung gerakan-gerakan yang dipelopori oleh Gusdurian Peduli Kota Depok. Menurutnya, bantuan kemanusiaan saat ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Karena praktis hampir semua kegiatan atau aktivitas masyarakat berkurang atau berhenti sama sekali.

“Gusdurian Peduli Kota Depok bisa dikatakan menjadi pelopor dalam gerakan kemanusiaan dan edukasi peduli Covid-19 di Kota Depok. Kami bersama teman-teman siap bekerja dan membantu gerakan kemanusiaan ini. Dan semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir,” tandas Hakim.

Berita Terkait

Cegah PHK 9.000 PPPK, Senator NTT Minta Revisi UU HKPD
Tertarik Investasi di Kawasan Transmigrasi, China Energy Siap Serap 5.000 Tenaga Kerja Lokal
Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026
Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas
Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional
Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat
Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028
BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 01:13 WIB

Cegah PHK 9.000 PPPK, Senator NTT Minta Revisi UU HKPD

Sunday, 8 March 2026 - 20:00 WIB

Tertarik Investasi di Kawasan Transmigrasi, China Energy Siap Serap 5.000 Tenaga Kerja Lokal

Saturday, 7 March 2026 - 11:19 WIB

Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

Thursday, 5 March 2026 - 16:56 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas

Wednesday, 4 March 2026 - 22:46 WIB

Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Ekonomi - Bisnis

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:55 WIB

Ekonomi - Bisnis

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:45 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:43 WIB