Gerakan #BangkitDariMasjid, Dorong Kembalinya Fungsi Sosial Masjid

Friday, 22 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mendukung kembalinya fungsi sosial masjid yang sebelumnya turut terdampak pandemi COVID-19, melalui kampanye #BangkitdariMasjid, yang diluncurkan bersama DKM Masjid Raya Al Kautsar Villa Dago Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (22/5).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan mengakui bahwa dampak COVID-19 tidak hanya soal masalah kesehatan saja, akan tetapi juga menyangkut masalah ekonomi, sosial, pendidikan dan ketahanan pangan.

“Dampak Covid19 ini tidak hanya masalah kesehatan saja, tapi juga berdampak pada masalah ekonomi, sosial, pendidikan dan ketahanan pangan,” ujar Lilik di sela peluncuran #BangkitDariMasjid, di Masjid Raya Al-Kautsar, Villa Dago, Pamulang, Tangerang Selatan.

Oleh sebab itu, melalui kampanye #BangkitdariMasjid, Lilik mengajak gerakan masyarakat bantu masyarakat, melalui penyuluhan edukasi, pangan, pendataan, ekonomi, medis dan psikologi melalui masjid. Sehingga masjid dengan fungsi sosialnya dapat menjadi tempat untuk implementasi konsep gerakan masyarakat.

“Gugus Tugas mengajak gerakan masyarakat bantu masyarakat, dengan bantu edukasi, pangan, pendataan, ekonomi, medis dan psikologi. Dan masjid dengan fungsi sosialnya bisa menjadi tempat untuk implementasi konsep gerakan masyarakat ini,” kata Lilik.

Ada banyak fungsi dari masjid yang tetap bisa berjalan dan bermanfaat untuk kepentingan umat muslim, sebagai contoh seperti yang dilakukan DKM Masjid Raya Al Kautsar Villa Dago Pamulang Tangerang Selatan Provinsi Banten yang menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan edukasi pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran, dan penanganan dampak COVID-19.

Adapun beberapa implementasi kegiatan yang sudah berlangsung di Masjid Al Kautsar antara lain mengadakan penyemprotan disinfektan setiap dua kali dalam seminggu di seluruh wilayah Villa Dago dan sekitarnya, memberikan bantuan sosial untuk warga yang terdampak, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk mengadakan rapid test untuk seluruh Pengurus RT RW dan warga.

See also  Gerakan Pilkada Sehat dan Target 77,5 Persen Partisipasi Pemilih Pada Pilkada 2020

Kemudian kegiatan edukasi yang digalakkan dengan publikasi melalui media online dan spanduk di seluruh wilayah tentang protokol kesehatan, kerja sama dengan semua aparat pemerintahan termasuk Polsek dan Koramil untuk membantu check point, dan setiap hari melakukan himbauan-himbauan protokol kesehatan dengan menggunakan mobil komando dan ambulan.

Selain itu, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Jakarta dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Tangsel sebagai Organisasi Profesi kesehatan yang bergerak bersama mendukung kegiatan ini

“Alhamdulillah atas ikhtiar ini sampai dengan saat ini warga Villa Dago yang hampir 5000 warga semua aman dan tidak ada yang ODP, PDP dan yang positif. Terakhir kami juga lakukan dakwah online setiap hari Rabu dan Minggu sekalian menghimbau kepada seluruh warga tetap konsisten mengikuti anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan. Kami bangkit untuk tidak hanya diam dalam kondisi pandemi ini, dan kami bangga dan semangat melakukannya, Insya Allah berkah,” ungkap H.Juni Sukasmono SE, Ketua DKM Al Kautsar.

Gerakan ini juga didukung oleh Pemuda Dewan Masjid Indonesia yang menilai pentingnya keterlibatan seluruh stakeholder dalam konsep pentahelix untuk mempercepat kesuksesan kegiatan kampanye “Bangkit dari Masjid”, khususnya organisasi kepemudaan.

Saat ini tercatat ratusan organisasi kepemudaan secara nasional, puluhan mungkin ratusan ribu komunitas yang berjejaring di daerah, dengan jutaan potensi generasi muda ini sangat bisa digerakkan untuk ikut membantu gerakan ini.

“Seperti yang kita tahu, ada sekitar 800.000 Masjid seluruh Indonesia, yang tersebar dari kota hingga pelosok, di jalan utama hingga di gang-gang sempit. Potensi ini harus diberdayakan secara sosial ekonomi oleh generasi muda tidak hanya dalam momentum pandemi Covid-19, tapi juga setelahnya,” jelas drg. Arief Rosyid Ketua Pemuda Dewan Masjid Indonesia.

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB