Warga Tolak Tambang Zirkon, BMI: Pemerintah Jangan Cuma Bisa Mengelak

Thursday, 2 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Rencana kegiatan pertambangan oleh PT. Suuryamica yang berada di Desa Botteng, Simboro dan Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Memuju, Mamuju, Sulawesi Barat kembali mendapat penolakan dari warga setempat.

Namun, Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengaku tidak tahu menahu soal adanya rencana penambangan mineral bukan logam atau batu zirkon. Luas lokasi rencana kegiatan pertambangan secara keseluruhan seluas 4.107 hektar.

“Laporannya belum saya terima terkait adanya rencana penambangan di atas (Anjoro Pitu). Yang jelas selama saya jadi bupati laporannya belum pernah masuk ke saya,” kata Habsi, Selasa (30/6/2020).

Habsi mengelak bahwa Pemkab Mamuju telah melakukan mediasi bersama pihak ESDM Provinsi Sulawesi Barat dan masyarakat, yang daerahnya masuk dalam kawasan rencana eksplorasi zirkon.

“Pemkab siapa , saya sendiri heran baru kutahu juga ini. Kalau ijin kan memang dari atas (Provinsi). Namun seingat saya selama jadi bupati, yang saya tanda tangan hanya penambangan batu gajah dan pasir,”ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Departemen Advokasi Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) Eben Eser Ginting menilai, seharusnya pemerintah bisa memberi penjelasan lebih jernih.

“Karena faktanya gejolak di masyarakat ini sudah terjadi. Artinya masyarakat telah memberikan perhatian pada isu lingkungan, maka pemerintah jangan cuma bisa mengelak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Eben menjelaskan selain itu pemerintah seharusnya juga bisa lebih menampung aspirasi masyarakat yang sekarang merasa akan terdampak dengan adanya tambang. Jangan memberi respon yang tidak menjelaskan apa-apa ke masyarakat seolah-olah mengelak tidak tahu menahu.

“Konflik lingkungan juga musti dilihat sebagai perebutan ruang hidup masyarakat. Utamanya berdasarkan informasi yang ada lokasinya merupakan sumber air yang sudah pulahan tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat,” tambahnya.

See also  Mendagri Minta Daerah Percepat Realisasi Belanja APBD Tahun 2021

Kami di BMI, kata Ginting. Telah berkoordinasi dengan kader-kader BMI yang ada di Sulbar utamanya Kabupaten Mamuju untuk terjun langsung bersama masyarakat mengawal penyelesaian masalah ini.

“Kader-kader BMI telah diminta mendampingi masyarakat disana, utamanya pendampingan pada aspek hukumnya,” ujar Ginting.

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Pascabanjir Tanah Datar
Mama-mama Wondama Sulap Sampah Jadi Pupuk, Dukung Swasembada Pangan
Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 09:33 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Pascabanjir Tanah Datar

Sunday, 8 November 2026 - 09:30 WIB

Mama-mama Wondama Sulap Sampah Jadi Pupuk, Dukung Swasembada Pangan

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB