Mendagri Minta Jajarannya Hati-hati dalam Bekerja

Monday, 27 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com -Saat memberi kata sambutan dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tertinggi Madya Eselon I Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di ruang Sasana Bhakti Praja (SBP) Komplek Kemendagri di Jakarta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berpesan agar seluruh jajarannya untuk hati-hati dalam bekerja. Karena wabah Covid-19 belum juga tuntas dikendalikan. Dan ruang kantor jadi tempat yang potensial jadi media penularan atau kluster baru.

” Yang ingin saya sampaikan, sekarang ini sudah mulai work from office (WFO). Ini. betul-betul harus hati-hati karena beberapa kantor pemerintahan itu menjadi klaster baru,” kata Mendagri di Jakarta, Senin (27/7).

Mendagri meminta pejabat eselon I dan II di Kemendagri untuk betul-betul memberikan pemahaman kepada stafnya tentang Covid-19. Termasuk cara penularannya dan mematikannya, seperti yang sering ia ungkapkan di berbagai acara.

” Sekali lagi saya sampaikan penularan melalui mulai dari percikan. Maka jaga jarak. Penularan juga melalui aerosol, semburan dan penularan melalui objek,
Yang objek ini yang banyak, sama aerosol yang mungkin kita tidak sadar,” katanya.

Oleh karena itu, kata Mendagri, bagi yang harus bekerja di kantor atau masuk kantor, posisi duduk harus berjarak. Di jarang-jarangkan. Atau terapkan sistem shift, sehingga potensi penularan bisa dicegah.

” Jika di dalam ruangan tidak perlu pakai AC. Kalau mau pakai AC sebelumnya yang lain-lain, seperti ventilasi dibuka supaya terjadi aliran udara keluar. Kemudian buka gorden yang banyak supaya sinar matahari masuk, karena sinar matahari akan membunuh protein RNA yang ada di virus Covid-19,” ujarnya.

Potensi penularan yang paling rawan, lanjut Mendagri dari objek, barang atau benda yang dipegang oleh orang yang telah tertular virus. Sebisa mungkin jika habis pegang benda di ruang publik, seperti di kantor, jika belum cuci pakai sabun, atau hand sanitizer, jangan pegang area mata atau hidung.

See also  Dukung UMKM, KAI Gelar “Dodolan neng Lawang Sewu”

” Kalau bapak-bapak dan ibu bertanya kenapa Pak Menteri tidak pakai sarung tangan? Saya setelah pegang ini tidak ada pegang hidung, tapi setelah saya pegang mic pegang segala macam yang lain saya semprot baru pegang mata hidung atau mulut. Nah ini, jadi tolong ingatkan betul tetap pakai masker, kecuali sendirian di ruangan. Tapi kalau rapat upayakan tetap pakai masker walaupun jaga jarak, sinar matahari masuk, AC misalnya dimatikan, itu akan sangat banyak membantu, dan jangan lupa siapkan sabun cuci tangan di mana-mana, juga hand sanitizer. Ini perlengkapan perorangan tiap-tiap personel, ” tutur Mendagri.

Intinya kata dia, setiap pegang apapun, segera semprot dengan hand sanitaizer. Itu mesti jadi kebiasaan. Termasuk kalau sudah bersalaman, jangan sampai kemudian lupa lantas pegang hidung dan kucek mata. Cuci dengan sabun atau semprot dulu dengan hand sanitizer.

” Jadi rekan- rekan tolong diatur oleh rekan-rekan eselon I dan eselon II di lingkungan masing-masing. Direksi saya berikan, pengetahuan tentang Covid-19 dan cara menghindari penularan ini disampaikan kepada personel kita yang mungkin mereka tidak tahu. Saya mengharapkan betul supaya (disampaikan).dan berdoa supaya Kemendagri ini tidak terjadi penularan Covid-19 atau jadi klaster baru, karena bagaimana kita akan bicara keluar tentang penanganan Covid kalau kantor Kemendagri sendiri tidak bisa menjadi contoh,” ujarnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Berita Terbaru