Realisasi NPHD KPUD 91,73%,Bawaslu 91,07%, dan Pengamanan 40,25% Kemendagri Terus Lakukan Monitoring Berkala

Wednesday, 29 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Bina Keuda Kemendagri melalui Plt. Dirjen Bina Keuda Mochammad Ardian melaporkan realisasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk memonitoring daerah yang belum menuntaskan dana pencairan tersebut, Rabu (29/07/2020).

Secara keseluruhan hingga saat ini dana NPHD yang telah realisasikan ke KPU sebesar Rp. 9.36 T dengan persentase 91,73%; Bawaslu sejumlah Rp. 3.150 T dengan persentase 91,07%; dan PAM berjumlah Rp. 618.063 M dengan persentase 40,25 %.

Adapun daerah yang telah berhasil transfer 100% dana NPHD KPU dari 209 Pemerintah Daerah (Pemda) ialah provinsi (prov.) Kalimantan Tengah, prov. Kalimantan Utara, prov. Kalimantan Selatan, prov. Sumbar, prov. Kepri, prov. Jambi, prov. Bengkulu dan 202 kab/kota.

Sementara itu dari 61 Pemda yang belum transfer dana NPHD KPU 100% yaitu prov. Sulawesi Utara 42.73%, Sulawesi Tengah 90.00% dan 59 kab/kota. Terdapat juga 2 Pemda yang perlu diperhatikan karena dana pencairan NPHD KPU kurang dari 40%, yakni: Kabupaten (kab.) Halmahera Utara 39.43% dan kab. Halmahera Barat 34.99%.

Kemudian data Kemendagri juga mencatat dari 218 provinsi dan kabupaten/kota yang berhasil transfer ke penyelenggara dana NPHD Bawaslu 100% adalah prov. Kalimantan Tengah, prov. Kalimantan Utara, prov. Kalimantan Selatan, prov. Sumbar, prov. Kepri, prov. Jambi, prov. Bengkulu dan 211 kab/kota.

Lalu, untuk 52 Pemda yang belum transfer 100% yakni prov. Sulawesi Utara 41.09%, Sulawesi Tengah 90.00% dan 50 kab/kota. Serta, dua untuk kab./kota yang perlu diperhatikan karena transfer 40%, yaitu: kota Bandar Lampung 31.58% dan kab. Pegunungan Bintang 30.00%.

Selain itu, terdapat 62 Pemda yang telah berhasil 100% transfer dana NPHD PAM ialah prov. Sumbar, prov. Jambi, prov. Kalimantan Tengah dan 59 kab/kota. Namun, ada masih 208 daerah juga yang belum transfer 100% ke PAM, yakni: 6 provinsi dan 202 kab/kota.

See also  Firli: Penangkapan Harun Masiku Tinggal Menunggu Waktu

Sebagai catatan, Kemendagri sekali lagi akan terus mengingatkan agar Pemda dapat menyelesaikan proses pencairannya terutama yang transfernya belum mencapai 40% untuk diperhatikan guna memperlancar proses Pilkada Serentak Tahun 2020.

Berita Terkait

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
KOWANI Tolak KLB yang Digelar Pihak Mengatasnamakan Organisasi
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN
BULOG Pegang 5,02 Juta Ton Beras, Warga Tak Perlu Panik

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Wednesday, 3 June 2026 - 23:57 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Wednesday, 3 June 2026 - 14:18 WIB

Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila

Wednesday, 3 June 2026 - 14:14 WIB

Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terbaru

Berita Utama

Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN

Friday, 5 Jun 2026 - 18:52 WIB

Berita Utama

Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman

Friday, 5 Jun 2026 - 18:41 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Utama

BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Friday, 5 Jun 2026 - 18:30 WIB