Ace Hasan Minta Pemerintah Lindungi Anak-Anak Di Masa Covid 19

Wednesday, 19 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily meminta pemerintah memberikan perhatian lebih kepada anak-anak di masa Covid 19. hal itu disampaikan saat menjadi narasumber pada acara Dialog Dengar Suara Anak episode 6 dengan tema “Anak-Anak yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana dan Terdampak Bencana Pada Situasi Pandemi Covid 19”. Dialog ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kemanusiaan Sedunia atau World Humanitarian Day 2020, Rabu (19/8/2020).

“Kami selalu mendorong kepada kementerian terkait terutama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar memiliki konsen yang serius terhadap anak-anak di tengah pandemi Covid 19”, ujar Ace.

Pada acara dialog itu, Ace Hasan juga menyinggung pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penanggulangan Bencana. Menurutnya, RUU tersebut akan memprioritaskan anak-anak dalam pemilihan pasca terjadinya bencana.

“Anak harus menjadi kelompok yang diprioritaskan di dalam penanganan pemulihan pasca bencana”, kata Ace.

Narasumber lainnya, Harry Hikmat, Dirjen Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial menyebutkan bahwa anak-anak sering menjadi korban bencana. Meski demikian, anak-anak juga turut serta berpartisipasi dalam pencegahan bencana.

“Anak-anak merupakan bagian dari kelompok yang rentan bencana. Anak-anak memiliki peran penting dalam pengurangan resiko bencana”, ujar Harry.

“Terakhir kami berpesan. Anak memiliki persepsi yang berbeda dalam memaknai bencana. Anak harus paham bahwa mereka bukan hanya menjadi korban yang dipandang tidak berdaya, namun juga bisa berkontribusi dalam upaya pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi”, lanjut Harry.

Harry menyontohkan misalnya anak usia 12-17 tahun dapat mengajari anak yang lebih muda dan sebaya, mengasuh anak yang lebih muda, menjadi anggota SAR darurat, menyelamatkan anak yang lebih muda. Membersihkan kamp pengungsian, membantu renovasi bangunan.

Sementara itu, Lilik Kurniawan, Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyebut bahwa anak-anak punya peran dalam penanggulangan bencana.

See also  Manajemen Krakatau Steel Harus Diperiksa

Salah satu peserta webinar asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan berbagai masalah akibat perubahan iklim (kekeringan). Pertama, mata air dan sumur bayak yang mengering. Kedua, tanah baik sawah maupun ladang terbelah sehingga banyak petani yang gagal panen. Ketiga, pasokan makanan untuk ternak sulit didapat. Keempat, ada 4 kampung adat terbakar karena cuaca yang sangat panas. Kelima, cuaca yang sangat panas membuat anak-anak kesulitan untuk bermain maupun belajar.

Peserta asal tersebut menyampaikan rekomendasi yakni perlunya sosialisasi tentang mitigasi bencana kepada masyarakat; perlunya membuat lebih banyak embung dan sumur resapan untuk menyediakan cadangan air; membangun terasering; membuat program penghijauan pada lahan-lahan tidur; membuat teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar untuk menyediakan pasokan air bersih. (**)

Berita Terkait

Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues
Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai
Dari Cerpen Kelas Lima SD hingga Novel, SBY: Kembalinya Seniman Setelah Mengembara
Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Stadion H. Agus Salim Garapan Hutama Karya
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Flyover Sitinjau Lauik
Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues

Sunday, 1 November 2026 - 00:16 WIB

Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai

Saturday, 31 October 2026 - 18:14 WIB

Dari Cerpen Kelas Lima SD hingga Novel, SBY: Kembalinya Seniman Setelah Mengembara

Friday, 30 October 2026 - 00:05 WIB

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Thursday, 29 October 2026 - 16:37 WIB

BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Monday, 2 Nov 2026 - 07:05 WIB

Energy

Inovasi AI Limbah Elektronik Antar Mahasiswa ITPLN Juara 1

Monday, 2 Nov 2026 - 06:53 WIB