Tingkatkan Kualitas Permukiman, Kementerian PUPR Tata Kawasan Bungkutoko dan Petoaha

Friday, 23 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara Ditjen Cipta Karya, tengah menyelesaikan Program Kota Tanpa Kumuh ( KOTAKU) melalui kegiatan penataan Permukiman Kumuh Perkotaan (PKP) di dua kawasan Bungkutoko, dan Petoaha di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara Mustaba mengatakan kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui program KOTAKU dilaksanakan dengan konsep pengembangan permukiman di kawasan pesisir. Saat ini progres konstruksinya telah mencapai 90,36 % dan InsaAllah akan selesai November 2020,” katanya saat meninjau pekerjaan penataan di kawasan Bungkutoko, Kamis (22/10/2020).

Mustaba melanjutkan, Program KOTAKU di dua kawasan ini mencakup area seluas 31 hektar dilaksanakan secara kontraktual oleh 2 kontraktor lokal. “Walaupun kontraktual, selama masa Pandemi COVID -19 seperti sekarang, kami alihkan polanya menjadi padat karya dengan melibatkan tenaga kerja lokal sebanyak 100 orang,” imbuh Mustaba.

“Diharapkan, Kawasan Bungkutoko dan Petoaha akan menjadi destinasi wisata baru yang bersifat bahari di Kota Kendari. Warga bisa memanfaatkan fasilitas ruang publik ini sebagai spot swafoto, dan area bermain untuk anak dan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawdijaja, menilai inisiatif Kotaku merupakan hal yang baik bagi pertumbuhan sebuah kota, karena jika kotanya maju, kebutuhan dan tuntutan masyarakatnya juga semakin banyak dan kompleks. Tidak hanya kebutuhan dasar, juga sekunder dan tersier,” ujarnya.

Menurut Endra, salah satu tuntutan masyarakat seiring modernisasi adalah rumah sehat, lingkungan berkualitas, dan tertata rapi, dilengkapi dengan jaringan air bersih dan pengolahan limbah.

“Program KOTAKU di dua kawasan ini bertujuan untuk menciptakan ruang kehidupan yang lebih baik dan berkualitas,” ujar Endra

See also  Pertamina Laksanakan Perpanjangan Kerja Sama dengan TNI

Lebih lanjut, kata Endra, meski volume pekerjaannya relatif kecil dan dikerjakan oleh kontraktor lokal, namun kualitasnya bagus. “Hal paling penting adalah pemeliharaannya. Karena ruang publik ini harus bersih, nyaman, dan rindang,” tutur Endra.

Pekerjaan penataan kawasan Bungkutoko dilakukan kontraktor pelaksana PT Karya Syarnis Pratama dengan anggaran Rp. 23 miliar. Sedangkan penataan kawasan Petoaha dilakukan kontraktor PT. Indopenta Bumi Permai dengan anggaran sebesar Rp. 16,6 miliar. Pekerjaan penataan dua kawasan tersebut melibatkan sebanyak 100 pekerja masyarakat lokal.

Pekerjaan kawasan Bangkutoko dan Kawasan Petoaha dilakukan kegiatan berupa penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pembangunan jalan lingkungan sepanjang 245 meter, water front city, 697,16 meter drainase, jalan titian kramba 320 meter, TPS 3R, duiker plat, tambatan perahu, tempat duduk 4 unit, dan jalan paving block. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB