Peresmian Stasiun Riset Cabang Panti dan Soft Launching Desa Wisata Gunung Sembilan Taman Nasional Gunung Palung

Tuesday, 15 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Balai Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara dan Forkopimda Kabupaten Kayong Utara melaksanakan peresmian sarana dan prasarana Stasiun Riset Cabang Panti (SRCP) dan soft launching Desa Wisata Gunung Sembilan. Acara ini juga di hadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian LHK serta para Mitra Balai TANAGUPA. Peresmian sarana dan prasarana SRCP dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 12 Desember 2020 di Stasiun Riset Cabang Panti, Dusun Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana.

Kepala Balai TANAGUPA M. Ari Wibawanto menyampaikan keberadaan SRCP memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Keberadaan SRCP ini membuat perputaran ekonomi di Kabupaten Kayong Utara khususnya di Kecamatan Sukadana mengalami peningkatan.

“Menurut data yang kami punya, ada ± 1 Miliar rupiah uang yang berputar setiap tahunnya dalam bentuk honor asisten penelitian, honor porter, belanja kebutuhan logistik dll. Semoga dengan peningkatan sarana dan prasarana di SRCP dapat menarik lebih banyak minat peneliti sehingga ekonomi masyarakat akan ikut meningkat,” ujar Ari.

Direktorat Jenderal KSDAE yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Promosi dan Pemasaran Wisata Alam, Sapto Aji Prabowo, mengatakan bahwa keberadaan SRCP ini adalah salah satu dari 10 cara baru mengelola kawasan konservasi.

“Direktur Jenderal KSDAE sudah menyusun 10 cara baru dalam mengelola kawasan konservasi. Salah satunya adalah pengambilan keputusan berbasis sains. Dengan adanya data-data hasil penelitian di SRCP diharapkan dapat memberikan masukan-masukan dalam pengelolaan Kawasan TANAGUPA,” tambah Sapto.

SRCP merupakan stasiun riset yang sudah aktif sejak 1985. Pada tahun 2020, SRCP mendapatkan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pada kesempatan ini, Direktur Jenderal KSDAE memberikan penghargaan kepada pegawai dan mitra Balai TANAGUPA yang telah memberikan dedikasi dan dukungan terhadap pengelolaan Kawasan TANAGUPA.

See also  Jaga Sawah Demi Pangan, Pemerintah Ambil Alih Kendali Lahan

Bupati Kayong Utara menyampaikan keberadaan Stasiun Riset Cabang Panti diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat Kayong Utara terutama di masa Pandemi yang sulit seperti sekarang.

“Saya juga mengharapkan kedepannya koordinasi dan kerjasama antara Pemerintah Kayong Utara dengan Balai TANAGUPA semakin baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Setelah peresmian SRCP, dilanjutkan dengan soft launching Desa Wisata Gunung Sembilan pada hari Minggu, 13 Desember 2020. Desa Gunung Sembilan merupakan salah satu desa penyangga Kawasan TANAGUPA yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain menawarkan pemandangan yang memukau, suasana hangat dan bersahabat, serta budaya adiluhung yang selalu menyertai kehidupan masyarakatnya. Selain itu, banyak pula terdapat destinasi wisata maupun kuliner yang tersebar dari sisi utara dan selatan, serta timur dan barat Desa Gunung Sembilan. Pantai Mutiara, Pantai Mak Senik, serta Bukit Mendale merupakan beberapa destinasi wisata yang dapat ditemukan di Desa Gunung Sembilan. Ada juga wisata religi seperti makam-makam keramat Ratu-ratu dari kerajaan terdahulu yaitu Makam Ratu Soraya dan Ratu Nirmala.

“Kami sudah menggencarkan pengembangan Desa Gunung Sembilan sebagai Desa Wisata sejak 6 bulan yang lalu. Alhamdulillah niat baik kami disambut baik juga oleh Pemda Kayong Utara yang mendukung Gunung Sembilan menjadi Desa Wisata. Kami juga sangat mengapresiasi semangat luar biasa masyarakat Desa Gunung Sembilan dalam mempersiapkan segala yang dibutuhkan untuk menjadi Desa Wisata. Tentu saja masih banyak hal yang harus kita benahi. Saya yakin dengan semangat dan kerja sama semua pihak, Desa Gunung Sembilan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat,” ujar M. Ari Wibawanto.

Terkait hal ini, Direktorat Jenderal KSDAE akan terus mendukung upaya-upaya pengembangan wisata di sekitar Kawasan konservasi. Desa Gunung Sembilan adalah desa penyangga kawasan, sehingga masyarakat disini bisa mendapatkan manfaat dari kawasan tanpa harus merusaknya.

See also  Diskon Tol 20% Berlanjut: 37 Ribu Kendaraan Lintasi Trans Jawa Timur

“Potensi yang ada di desa ini sangat luar biasa. Ada pantai, sawah dan gunung yang berada di satu hamparan. Kami dari Ditjen KSDAE akan selalu mendukung teman-teman disini melalui Balai TANAGUPA untuk bisa selalu mendampingi masyarakat di Desa Gunung Sembilan ini mengembangkan wisatanya dengan inovasi, perencanaan yang baik, kebersihan yang terjaga, dan sebagainya,” kata Sapto.

Sementara itu, Bupati Kayong Utara mengungkapkan bahwa Desa Gunung Sembilan memiliki potensi wisata dan kuliner yang harus dikembangkan secara optimal serta berinovasi untuk menciptakan suasana baru yang dapat menarik para pengunjung.

“Pengembangan wisata ini perlu segera dilaksanakan, sehingga peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di Desa Gunung Sembilan dapat membawa dampak langsung bagi masyarakat, terutama yang bergerak di sektor wisata dan kuliner. Kebersihan juga harus benar-benar diperhatikan karena ciri khas wisata kita harus bersih dan bersinar. Saya meyakini jika penduduk desa bisa melakukan hal tersebut, wisatawan pasti akan berbondong-bondong datang kesini. Pemerintah daerah juga akan mengeluarkan SK Desa Gunung Sembilan menjadi Desa Wisata supaya 42 desa lainnya di Kabupaten Kayong Utara dapat mencontoh,” tuturnya.

Berita Terkait

Pentingnya Orkestrasi Tata Kelola dalam Penanganan Proyek Giant Sea Wall Pantura
Pastikan Jemaah Haji Nyaman, DPD RI Tinjau Alur Keberangkatan di Embarkasi YIA
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama
PLN Icon Plus Raih Apresiasi Women’s Inspiration Awards 2026, Dorong Kepemimpinan Perempuan dalam Transformasi Digital
Kejar Tahap II, Kementerian PU Dirikan Jembatan Bailey 90 Meter di Brebes
Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa
Prabowo Angkat Suara di Cilacap: SDA Harus Kembali ke Rakyat
Rano Evaluasi Perlintasan KA, DKI Ngebut Bangun Flyover Latumenten

Berita Terkait

Tuesday, 5 May 2026 - 14:21 WIB

Pentingnya Orkestrasi Tata Kelola dalam Penanganan Proyek Giant Sea Wall Pantura

Tuesday, 5 May 2026 - 10:37 WIB

Pastikan Jemaah Haji Nyaman, DPD RI Tinjau Alur Keberangkatan di Embarkasi YIA

Monday, 4 May 2026 - 09:50 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Sunday, 3 May 2026 - 20:13 WIB

PLN Icon Plus Raih Apresiasi Women’s Inspiration Awards 2026, Dorong Kepemimpinan Perempuan dalam Transformasi Digital

Friday, 1 May 2026 - 01:37 WIB

Kejar Tahap II, Kementerian PU Dirikan Jembatan Bailey 90 Meter di Brebes

Berita Terbaru