Panggilan Hati Dyah Putri Ambarwati Meringankan Penderita Gangguan Hati

Thursday, 14 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dyah Putri Ambarwati adalah pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Kesehatan yang mengabdikan dirinya untuk menolong anak-anak penderita gangguan hati atau atresia bilier. Ia menggagas Gerakan Nasi Kotak Untuk Berbagi Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta dan Rumah Singgah Pejuang Hati yang kemudian menjadi Yayasan Rumah Satu Hati.

Atresia bilier adalah salah satu jenis kelainan yang terjadi pada saluran metabolisme dimana saluran dari hati ke kantung empedu tidak terbentuk normal. Penyakit yang merupakan gangguan hati ini sifatnya kronis, progresif, dan baru diketahui ketika bayi sudah lahir.

Kegigihannya dalam membantu penderita atresia bilier berasal dari panggilan hati. Menjadi sukarelawan diputuskan menjadi jalan hidup yang ia cintai. “Kalau bisa dibilang, ini jalan takdir bagaimana saya cinta ada di jalan ini dan merasa ini adalah bagian dari jalan hidup saya. Saya rasa pandemi ini sudah mengajarkan kita tentang sesuatu, yaitu bagaimana kita bisa menembus batas,” ungkapnya.

Perempuan yang sudah mengabdi untuk negara selama 15 tahun ini bertugas sebagai Asisten Apoteker Mahir di RSKO Jakarta. Sebagai sosok yang memberikan dampak sosial yang sangat tinggi di lingkungannya, Dyah berhasil menjadi 10 besar kategori PNS Inspiratif dalam ajang Anugerah ASN 2020 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)

Yayasan Rumah Satu Hati menjadi organisasi sosial yang membantu anak-anak penyintas atresia billier. Melalui yayasan ini, Dyah mampu memberikan kemudahan bagi pasien gangguan fungsi hati kronis melalui program kegiatan utama meliputi edukasi, sosialisasi, dan pendampingan.

Selain mendirikan yayasan, Dyah menjual nasi kotak di lingkungan kantornya untuk menghimpun dana dengan harga 10 ribu rupiah. Dana yang dikumpulkan dari hasil penjualan diperuntukkan sepenuhnya untuk anak-anak penderita atresia bilier.

See also  Sejak Dilanda Covid, Ace Hasan: Saya Selalu Kepikiran Ibu dan Anak

Ia memberikan sosialisasi, khususnya memberikan pemahaman kepada rekan-rekan kerja tentang fenomena gangguan hati sembari menjual nasi kotak. Kegiatan tersebut tidak mengganggu tugas utama Dyah di RSKO. Sistem kerja rumah sakit berdasarkan shift membantunya melakukan manajemen waktu untuk menjadi sukarelawan di luar jam dinas.

Upaya Dyah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang atresia bilier tentunya tidak hanya terbatas pada pengumpulan donasi dan mendirikan yayasan. Kedepannya, ia ingin membangun jaringan relawan di banyak daerah sekaligus sosialisasi sampai ke pelosok daerah terutama di posyandu dan perangkat desa. “Kita tidak fokus pada masalah, tapi kami mencari solusi bagaimana kami tetap bisa mendampingi dan menjangkau semua pasien meskipun mereka ada di daerah,” jelas Dyah.

Peningkatan pelayanan dan pendampingan bagi para penderita atresia bilier juga sedang direncanakan. Rencana tersebut adalah membuat kampanye donor organ, menyempurnakan sistem informasi khusus pasien pejuang hati, dan mempunyai rumah singgah khusus untuk anak pasca transplantasi hati.

Pengabdian yang telah dilakukan selama bertahun-tahun ini mampu menebar kepedulian di lingkungan kerjanya. Bahkan jiwa kepedulian dan kemanusiaan Dyah diakui dan dinilai sangat membanggakan oleh Plt. Direktur Urama RSKO Didi Danukusumo. “Ibu Dyah adalah seorang pionir dan influencer untuk kebaikan. Seperti gayung bersambut, kebaikan ini disambut dan didukung teman-teman sehingga lahirlah (lebih banyak) kebaikan,” tutup Didi.

Berita Terkait

Timur Tengah Memanas, DPD RI Soroti Risiko Ekonomi dan Pentingnya Perlindungan Daerah
BP BUMN Perkuat Peran BUMN Dorong Ekonomi Desa
Peduli Ekosistem Pesisir, HKI Dukung Penanaman Mangrove di Pulau Payung
Pertamina–Toyota Makin Dekat Garap Bioetanol, Pemerintah Dorong Gas ke Tahap Konstruksi
Antisipasi El Nino, DPRD Minta BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga
Laba HKA Melonjak 184%, Kinerja Kuartal I 2026 Lampaui Target
Bahlil Amankan Pasokan Migas dari Rusia, BBM RI Dijamin Aman hingga 2026
Tak Cukup Formalitas, BULD DPD RI Minta Perda Benar-Benar Jawab Kebutuhan Rakyat

Berita Terkait

Friday, 24 April 2026 - 09:18 WIB

Timur Tengah Memanas, DPD RI Soroti Risiko Ekonomi dan Pentingnya Perlindungan Daerah

Thursday, 23 April 2026 - 13:28 WIB

BP BUMN Perkuat Peran BUMN Dorong Ekonomi Desa

Wednesday, 22 April 2026 - 09:28 WIB

Peduli Ekosistem Pesisir, HKI Dukung Penanaman Mangrove di Pulau Payung

Monday, 20 April 2026 - 12:54 WIB

Pertamina–Toyota Makin Dekat Garap Bioetanol, Pemerintah Dorong Gas ke Tahap Konstruksi

Sunday, 19 April 2026 - 18:19 WIB

Antisipasi El Nino, DPRD Minta BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga

Berita Terbaru

Olahraga

LavAni Juara Proliga 2026, Usai Kalahkan Bhayangkara di Leg Kedua

Saturday, 25 Apr 2026 - 23:36 WIB

Olahraga

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Saturday, 25 Apr 2026 - 20:05 WIB

Berita Utama

DPD RI Sahkan RUU Bahasa Daerah : Momentum Lindungi Identitas Bangsa

Saturday, 25 Apr 2026 - 19:56 WIB

Ekonomi - Bisnis

Disiplin Finansial Berbuah Manis, Hutama Karya Lampaui Target Laba Awal 2026

Saturday, 25 Apr 2026 - 12:12 WIB

Megapolitan

Wagub Rano Tertibkan Parkir Liar di Lebak Bulus

Saturday, 25 Apr 2026 - 11:04 WIB