DPR: PLN Perlu Siapkan Tim Khusus Siaga Banjir

Monday, 22 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi / Net

foto Ilustrasi / Net

DAELPOS.com – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyatakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) perlu menyiapkan tim khusus siaga banjir. Hal ini guna mengantisipasi berbagai kejadian akibat banjir yang kini melanda berbagai daerah di tanah air.

“Jangan sampai dalam kondisi banjir seperti sekarang terjadi musibah susulan akibat aliran listrik liar atau korsleting listrik,” kata Mulyanto (22/2/2021).

Menurutnya, tim khusus PLN ini nantinya harus siap siaga selama 24 jam untuk melayani masyarakat yang memerlukan berbagai bantuan. Baik dalam hal pengadaan maupun pemadaman listrik, sehingga tidak menimbulkan bahaya kelistrikan dikarenakan masih aktifnya stop kontak yang masih aktif di rumah-rumah yang masih terendam banjir. Namun demikian, lanjutnya, setelah air surut dan aman, maka aliran listrik juga dapat segera dinyalakan kembali.

Selain itu, politisi Fraksi PKS ini juga minta kepada pemerintah agar memperpanjang program subsidi stimulus listrik yang direncanakan akan berakhir Maret 2021. Ia menilai dengan faktor pandemi Covid-19 belum selesai dan ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, maka perpanjangan stimulus listrik tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

“Paling tidak, kebijakan itu dapat diberlakukan sampai akhir tahun 2021. Atau sampai pandemi ini berakhir serta ekonomi masyarakat pulih,” ujar Mulyanto menyarankan.

Diketahui, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan telah menerjunkan 6.170 personil untuk bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan pada daerah terdampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar).

“Petugas PLN terus bersiaga untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir guna melakukan pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN, Haryanto WS di Jakarta, Sabtu (20/2).

Haryanto mengatakan terdapat kondisi yang menyebabkan listrik dinonaktifkan demi keselamatan, yaitu apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam.

See also  Tak Ada Pungli dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji 2024

Berita Terkait

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Foto Istimewa

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 12:50 WIB

Nasional

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 Oct 2026 - 09:59 WIB