Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Tuesday, 3 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuka akses publik terhadap data kepemilikan saham di atas 2 persen mulai Februari 2026. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi pasar modal dan meningkatkan perlindungan investor.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK mengatakan keterbukaan data tersebut mencakup identitas pemegang saham pengendali maupun pemilik manfaat (beneficial owner) di perusahaan terbuka. Informasi itu nantinya dapat diakses melalui sistem pelaporan terintegrasi OJK.

“Transparansi kepemilikan menjadi kunci untuk mencegah praktik manipulasi pasar dan konflik kepentingan,” kata pejabat OJK dalam keterangan tertulis, Senin, 2 Februari 2026.

Selama ini, publik hanya dapat mengakses data pemegang saham utama melalui laporan tahunan dan keterbukaan informasi emiten, yang dinilai belum cukup rinci dan sering kali terlambat. Dengan aturan baru ini, OJK mewajibkan pelaporan perubahan kepemilikan saham di atas ambang 2 persen secara lebih cepat dan terstandar.

Pengamat pasar modal menilai kebijakan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor, terutama investor ritel. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya perlindungan data pribadi dan kejelasan batas informasi yang dibuka ke publik.

“OJK harus memastikan keterbukaan ini tidak disalahgunakan untuk kepentingan non-pasar,” ujar seorang analis pasar modal.

OJK menyatakan tengah menyiapkan aturan turunan dan infrastruktur teknologi pendukung sebelum kebijakan ini resmi berlaku pada Februari 2026.

See also  Kawal dan Kritisi Menteri Terpilih

Berita Terkait

Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa
Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton
Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 20:06 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa

Friday, 7 August 2026 - 13:17 WIB

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Thursday, 6 August 2026 - 15:27 WIB

Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Wednesday, 5 August 2026 - 14:44 WIB

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Berita Terbaru

Olahraga

Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2 padaSEA V Cup 2026

Saturday, 8 Aug 2026 - 14:13 WIB