Kemenkeu: Bansos 2021 Sudah Cairkan Rp19,3 Triliun

Tuesday, 2 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi / Net

foto Ilustrasi / Net

DAELPOS.com – Realisasi dana perlindungan sosial, termasuk bantuan sosial (bansos), tembus Rp19,3 triliun per Jumat (26/2). Hal tersebut diungkap Kementerian Keuangan, angka itu setara 17,5 persen dari pagu anggaran 2021, yakni Rp157,41 triliun.

“Hingga akhir Februari 2021, pemerintah telah merealisasikan anggaran sebesar Rp19,3 triliun atau 17,5 persen persen dari pagunya,” imbuh Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Senin (1/3).

Ia merincikan dana tersebut dialokasikan untuk sejumlah program bansos dan program bantuan lainnya.

Pertama, bansos tunai bersyarat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp6,8 triliun, atau 23,8 persen dari pagu Rp28,71 triliun.

Kedua, bansos pangan melalui program kartu sembako mencapai Rp6,4 triliun atau 14,3 persen dari pagu Rp45,12 triliun.

Ketiga, bansos tunai kepada 9,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan realisasi mencapai Rp5,8 triliun atau 48,2 persen dari pagu Rp12 triliun.

Selain tiga program itu, bansos yang masuk dalam jaring perlindungan sosial lainnya adalah program Kartu Prakerja dengan anggaran sebesar Rp20 triliun, BLT dana desa Rp14,4 triliun, dan program perlindungan sosial lainnya Rp37,18 triliun.

Namun, Kunta mengatakan program Kartu Prakerja baru akan direalisasikan pada Maret lantaran pendaftarannya untuk tahun ini baru dibuka pada Februari lalu.

“Sedangkan bantuan kuota dalam rangka pembelajaran jarak jauh, realisasi Januari dan Februari menggunakan alokasi 2020,” ujarnya.

Ia menyebut program perlindungan sosial merupakan strategi kebijakan countercyclical pemerintah melalui pemberian bansos dan bantuan pemerintah lainnya dalam rangka menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak pandemi covid-19.

Tahun lalu, pemerintah telah menyalurkan Rp220,39 triliun untuk program tersebut yang merupakan alokasi paling besar dibandingkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) lainnya.

See also  Menteri LHK: Penting Kerjasama Indonesia-Belanda dalam Agenda Adaptasi Iklim

“Selanjutnya pemerintah akan memastikan APBN terus bekerja keras dengan tetap mengedepankan tata kelola, memperbaharui data dari waktu ke waktu, dan tepat sasaran dalam pelaksanaannya,” tandasnya. 

Berita Terkait

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira
Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa
Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif

Berita Terkait

Tuesday, 18 August 2026 - 10:32 WIB

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Saturday, 15 August 2026 - 22:46 WIB

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Friday, 14 August 2026 - 17:34 WIB

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Wednesday, 12 August 2026 - 13:08 WIB

JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Tuesday, 11 August 2026 - 15:09 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

ASN DKI WFH, Siswa PJJ, Pramono: Ini Arahan Pusat

Tuesday, 18 Aug 2026 - 14:59 WIB

Berita Utama

BRIN Kenalkan Inovasi Pertanian dan Akuakultur kepada Mahasiswa IPB

Tuesday, 18 Aug 2026 - 14:06 WIB