Catatan Peta Jalan Pendidikan Indonesia

Tuesday, 9 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. / Net

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. / Net

oleh @mardanialisera

DAELPOS.com – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan peta jalan pendidikan nasional 2020-2035 yang disusun Kemendikbud tengah ramai di publik. Ada beberapa catatan, tapt apresiasi penyerdehanaan yang dilakukan Kemendikbud dengan membuat kurikulum lebih fleksibel dan sederhana dengan orientasi kompetensi.

Terlihat progresif dan transformatif, semoga mampu mengarahkan pendidikan Indonesia menjadi lebih adaptif. Penyerdehanaan konten materi degan fokus pada literasi dan numerasi, pengembangan karakter sampai berbasis kompetensi mesti segera dilakukan

Lalu sekolah penggerak yang direncanakan juga patut ditunggu karena akan fokus membentuk siswa yang akhlakul karimah, mandiri sampai bernalar kritis. Akhlak dipahami sebagai hubungan antara makhluk (manusia) dengan sang khalik (pencipta semesta) dan makhluk (manusia) dengan makhluk lainnya sesuai yang diinginkan khalik (pencipta semesta). Suatu output yang pas dalam dunia pendidikan

Namun bukan berarti tidak menyisakan berbagai tantangan. Tentu situasi pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan.

Tidak hanya transmisi pengetahuan, tp jg bagaimana memastikan pembelajaran dpt tersampaikan dgn baik. Perlu diingat, di abad ke-21 ini self-directed learning sebagai outcome dari edukasi merupakan keterampilan yg paling penting

Selain itu, peta jalan Pendidikan dalam pemenuhan infrastruktur juga mesti memperhatikan kondisi geografis Indonesia. Lalu kembangkan bakat minat pelajar karena desain sistem pendidikan kita selama ini masih terfokus pada materi ajar. Jangan lupa, daya saing perguruan tinggi sampai dosen Indonesia di luar negeri juga ditingkatkan

Mengingat ke depan byk tantangan yang akan bangsa kita hadapi karena pertumbuhan usia bangsa. Transformasi sampai adaptasi diperlukan untuk mempersiapkan SDM guna menyambut Indonesia Emas 2045.

See also  Indonesia Terlibat dalam Fortifikasi Pangan Skala Besar

Salah satu poin penting, bonus demografi mesti dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas pendidikan. Tidak ada tawar menawar, hal tersebut merupakan kunci untuk menjawab perubahan zaman. Hal lain, Organisasi Kemahasiswaan juga memiliki peran penting utk memberikan masukan kepada pemerintah.

Selaras dengan keinginan pak Jokowi yang fokus pada peningkatan SDM, berikan ruang peran kepada organisasi kemahasiswaan untuk ikut andil dalam pengembangan kapasitas kemahasiswaan. Ruang aspirasi, aktualisasi dan gagasan positif lainnya mesti diberikan melalui kegiatan yang relevan dengan tujuan pendidikan nasional.

Berita Terkait

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional
Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid
Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat
Dukung DOB Papua Tengah, Kementerian PU Pacu Pembangunan Kantor Gubernur, DPRD, dan MRP

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional

Wednesday, 12 August 2026 - 15:31 WIB

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran

Wednesday, 12 August 2026 - 13:23 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Tuesday, 11 August 2026 - 17:42 WIB

HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Thursday, 13 Aug 2026 - 17:59 WIB