Kapolri Ungkap Fakta Pasutri Bom Bunuh Diri di Makassar

Monday, 29 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  / Net

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo / Net

DAELPOS.com –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan fakta soal Dua pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar yaitu L dan YSF. Kapolri mengatakan mereka dinikahkan sekitar 6 bulan lalu oleh tersangka teroris lain.

“Saudara L dan YSF ini beberapa bulan yang lalu tepatnya 6 bulan lalu dinikahkan oleh Risaldi,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mapolda Sulawesi Selatan, Makassar, Senin (29/3/2021).

Kapolri mengatakan Risaldi adalah tersangka teroris yang ditangkap pada bulan Januari 2021 lalu. Dia merupakan kelompok JAD yang terkait dengan pengeboman Gereja di Jolo, Filipina pada tahun 2018.

“Risaldi yang beberapa waktu lalu telah ditangkap di Januari,” ucapnya.

Kapolri menuturkan tersangka L sudah meninggalkan surat wasiat untuk orangtuanya sebelum melakukan bom bunuh diri. L mengaku siap mati syahid.

“Saudara L sempat meninggalkan surat wasiat kepada orangtua yang isinya mengatakan bahwa yang bersangkutan berpamitan dan siap mati syahid,” ungkap Kapolri.

Bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar terjadi pada Minggu (29/3/2021) seusai Misa Minggu Palma. Kedua pelaku tewas di lokasi dan 20 orang warga terluka.

See also  Apresiasi Pidato Perdamaian Presiden Prabowo di KTT PBB, Menteri Dody: Infrastruktur Bukan Sekadar Fisik, Tetapi Perisai Ketahanan Bangsa

Berita Terkait

DP Cuma 1 Persen, 130 Ribu Rumah Dipamerkan di Danantara Expo
ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata
Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 01:22 WIB

DP Cuma 1 Persen, 130 Ribu Rumah Dipamerkan di Danantara Expo

Thursday, 27 August 2026 - 12:26 WIB

ignitePRO Hadir di BATIC 2026, Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

Monday, 24 August 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Berita Terbaru

Hukum

Operasi ODOL Digelar, 46 Truk Diperiksa, 12 Kena Tilang

Friday, 28 Aug 2026 - 15:30 WIB