Pemimpin Harus Jadi Role Model Perubahan di Lingkungan Kerjanya

Friday, 2 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) harus mampu mengimbangi segala tantangan disruptif. Hal ini dilakukan dengan perubahan mendasar pada sistem dan manusia yang relevan dengan zaman. Untuk itu, para Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) sebagai pucuk pimpinan ASN harus menjadi role model di lingkungan kerjanya masing-masing.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menegaskan pemimpin harus menciptakan iklim yang kondusif bagi lahirnya kreativitas dan inovasi di berbagai sendi kehidupan. “Pemimpin yang berkarakter akan memiliki kemampuan visioner yang komprehensif terhadap pola-pola yang mencolok di tengah-tengah informasi yang membingungkan,” ujar Menteri Tjahjo saat memberikan Kuliah Umum pada Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional RI, secara virtual, Jumat (02/07).

Lebih lanjut disampaikan, sebagai seorang PPT wajib memiliki kompetensi manajerial dan sosiokultural. Kompetensi manajerial melingkupi integritas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, mengembangkan diri dan orang lain, mengelola perubahan, serta pengambilan keputusan. Sedangkan, kompetensi sosiokultural diterapkan dengan peranan PPT sebagai agen perekat NKRI, pemersatu bangsa, yang siap mutasi lintas instansi.

Selain itu, PPT juga harus menunjukkan aspek potensi yang representatif terhadap posisinya, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 3/2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Aspek potensi tersebut meliputi kemampuan intelektual, kemampuan interpersonal, kesadaran diri, kemampuan berpikir kritis dan strategis, kemampuan menyelesaikan permasalahan, kecerdasan emosional, kemampuan belajar cepat dan mengembangkan diri, serta motivasi dan komitmen.

Sejalan dengan kemampuan kepemimpinan, kedepan pembangunan ASN dikembangkan berdasarkan prinsip dasar human capital architecture. Kebijakan tersebut memiliki enam komponen pendukung yaitu penguatan budaya kerja dan employer branding, pengembangan kepemimpinan dan kompetensi, peningkatan kinerja dan sistem penghargaan, pengembangan talenta dan karir, penguatan platform teknologi dan analitik.

See also  PP Nomor 7/2021 Terbit, Koperasi dan UMKM Mendapat Banyak Kemudahan

Berbagai upaya tersebut dikatakannya dapat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan multidimensi. Tantangan ini perlu dihadapi dengan serangkaian keunggulan karakter sehingga terus maju mengakselerasi performa organisasi yang dipimpinnya dengan baik, diatas ekspektasi.

Ia mengatakan pendidikan dan pelatihan bagi para pemimpian seperti PPRA dan PPSA dari Lemhanas ini berperan penting dalam mewujudkan birokrasi yang lebih dinamis, lincah, profesional, efektif, dan efisien dalam pelayanan publik. Dari program ini diharapkan terbentuk pemimpin di tingkat nasional yang berjiwa besar, mampu menerima saran kritik dari berbagai pihak, memberikan evaluasi atas suatu keadaan, serta mampu merangkul semua unsur kebangsaan dan mempunyai prinsip dan ketegasan dalam mengambil sebuah keputusan.

“Semoga program pendidikan ini menjadi momen penting dalam membentuk digital talent dan digital leader yang mampu membangun birokrasi berkelas dunia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Long Weekend Imlek 2026, Trafik JTTS Meningkat pada 14 Februari
Optimalkan Bendungan Jlantah, Menteri Dody Dorong Perluasan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Karanganyar
Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa
Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia
Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas
Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Sunday, 15 February 2026 - 18:56 WIB

Long Weekend Imlek 2026, Trafik JTTS Meningkat pada 14 Februari

Sunday, 15 February 2026 - 13:14 WIB

Optimalkan Bendungan Jlantah, Menteri Dody Dorong Perluasan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Karanganyar

Tuesday, 10 February 2026 - 16:45 WIB

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Tuesday, 10 February 2026 - 16:31 WIB

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa

Tuesday, 10 February 2026 - 13:55 WIB

Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia

Berita Terbaru

Nasional

Long Weekend Imlek 2026, Trafik JTTS Meningkat pada 14 Februari

Sunday, 15 Feb 2026 - 18:56 WIB

Berita Utama

Kemendes Tekankan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Desa Mandiri

Sunday, 15 Feb 2026 - 13:11 WIB