Kasus Pandemi Tinggi, Kementan dan IPB Ajak Masyarakat Konsumsi Produk Horti

Monday, 5 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

DAELPOS.com – Melonjaknya kasus Covid 19 pada tahun ini membuat banyak pihak terus dihantui kekhawatiran. Karenanya anjuran mematuhi protokol kesehatan benar-benar harus diterapkan. Selain itu mengkonsumsi makanan sehat juga tidak boleh dilupakan.

Guru Besar IPB, Prof. Muhammad Firdaus mengatakan bahwa ada banyak kandungan serat sehat pada subsektor hortikultura yang sangat baik untuk meningkatkan imun tubuh. Apalagi makanan sehat yang masuk kedalam daftar glowing food.

“Glowing food adalah salah satu rekomendasi badan internasional untuk banyak dikonsumsi selama pandemi Covid-19. Ini mencakup sayur dan buah yang beraneka warna, sehingga sangat baik untuk kesehatan (healthy diet),” ujar Firdaus, Minggu, 4 Juni 2021.

Disisi lain, produk-produk pertanian juga baik untuk mendukung kesehatan jiwa agar selalu bahagia (healthy soul). Hal itu bisa dipenuhi dari memelihara berbagai tanaman hias seperti bunga atau tanaman daun.

“Apalagi potensi bisnis bunga Dracaena, Aglaonema, Anthurium sangat besar dan tidak hanya di dalam negeri, melainkan permintaan ekspor, terutama saat pandemi seperti sekarang,” katanya.

Masih dari sektor pertanian, Firdaus menuturkan bahwa ada tanaman obat yang secara permintaanya kini mulai melonjak tinggi. Konsumsi tanaman obat seperti empon-empon terus meningkat karena dijadikan sebagai upaya mempertebal daya tahan tubuh.

“Inilah salah satu penyumbang masih bertumbuh positifnya pertanian Indonesia selama fase krisis akibat pandemi Covid-19,” katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus mengajak semua pihak untuk menjaga dan menghidupkan sektor pertanian berbasis hortikultura. Salah satunya dengan mengikuti program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

“Semua aktivitas ekonomi lain turun, sedangkan pertanian meningkat. Apalagi akselerasi pertanian tinggi sekali, terutama selama pandemi. Karena itu jangan tinggalkan sektor pertanian,” tutupnya.

See also  Perdagangan Karbon untuk Pencapaian Target NDC, Kontribusi Indonesia bagi Agenda Perubahan Iklim Global

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Monday, 2 November 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga

Monday, 2 November 2026 - 13:12 WIB

Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terbaru