Komit ESG, Pertamina Turunkan Emisi Karbon 3 Ribu Ton per Tahun Dari PLTS Badak LNG

Monday, 16 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT Pertamina (Persero) melalui anak usaha Pertamina NRE (PNRE), PT Badak LNG, telah berhasil menurunkan emisi karbon kurang lebih sebesar 3 ribu ton per tahun. PLTS Badak LNG dipasang oleh PNRE sejak tahun 2019. Penurunan emisi karbon ini merupakan salah satu komitmen Pertamina pada ESG khususnya terkait dengan Enviroment (lingkungan) pada aspek penanganan perubahan iklim (climate change).

PLTS Badak LNG merupakan PLTS ground mounted berkapasitas total 4 MW yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 4 hektar di area operasi PT Badak NGL. PLTS tersebut terintegrasi dengan kilang LNG Badak dan memproduksi listrik untuk kebutuhan kilang, perkantoran dan perumahan. Pada tahun 2020 PLTS tersebut memproduksi listrik sebesar hampir 5 GWh dan hingga Juli tahun ini telah memproduksi 2,5 GWh.  

PLTS Badak LNG merupakan bagian dari transisi energi di lingkungan internal Pertamina, di mana target jangka panjang pemasangan PLTS di internal Pertamina mencapai 500 MW, yang akan dilaksanakan secara bertahap. Pemasangan PLTS meliputi fasilitas proses inti seperti aset hulu, kilang, dan terminal BBM, serta fasilitas perkantoran dan pendukung lainnya. Pada fasilitas proses inti, PNRE akan melakukan pemasangan PLTS bekerja sama dengan mitra strategis. 

“PNRE akan terus menggenjot upaya transisi energi. Upaya ini sejalan dengan Grand Strategi Energi Nasional. Area operasi Pertamina merupakan sasaran utama kami saat ini karena kebutuhan listrik di area Pertamina sendiri mencapai sekitar 1,5 GW yang mana sebagian besar masih berbasis bahan bakar fosil. Sedangkan potensi yang kami proyeksikan saat ini untuk dapat dikonversi ke PLTS sebesar 500 MW,” ujar Chief Executive Officer PNRE, Dannif Danusaputro.

PLTS menjadi salah satu energi terbarukan yang sedang gencar digalakkan pemasangannya karena potensinya yang sangat besar. Menurut data Kementerian ESDM, potensi tenaga surya di Indonesia mencapai 208 GW. Selain itu waktu instalasi yang dibutuhkan relatif singkat dan biaya investasi tidak mahal. Kelebihan ini membantu mempercepat pencapaian target bauran energi serta penurunan emisi karbon sebesar 29 persen pada 2030. Selain penurunan emisi karbon yang dihasilkan, PLTS memberikan keuntungan ekonomis bagi penggunanya, yaitu penghematan biaya penggunaan listrik.

See also  Ini Pesan Mentan Buat Mahasiswa Indonesia

“PT Badak NGL turut mendukung program Pemerintah dalam penurunan emisi CO2 dengan semangat sinergi Pertamina Grup.  Pemanfaatan energi listrik dari PLTS Badak LNG untuk operasional Kilang LNG Bontang, merupakan diversifikasi sumber energi bagi Perusahaan dan memberikan penghematan biaya operasi sekitar Rp 5 milyar per tahun yang secara tidak langsung dinikmati oleh para produsen gas” tutur  President Director & CEO PT Badak NGL, Gema Iriandus Pahalawan. 

Selain pada area operasi Pertamina, PNRE juga sedang gencar untuk memasang PLTS pada SPBU. Tahun lalu 63 SPBU telah terpasang PLTS dan tahun ini diproyeksikan akan terpasang setidaknya di 200 SPBU di Pulau Jawa. Dalam jangka panjang PNRE menargetkan PLTS terpasang di 1000 SPBU. 

Berita Terkait

Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin
Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina
Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga
Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan
Kawal Penataan Kelembagaan Kementerian PKP, Kementerian PANRB Dorong Efisiensi dan Hindari Tumpang Tindih Fungsi
Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi
Kementerian PU Perkuat Pembangunan Infrastruktur Papua Pegunungan
Terindikasi Judol, Pegawai Kementerian PU Mulai Disanksi

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 17:40 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin

Sunday, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 September 2026 - 09:01 WIB

Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga

Sunday, 13 September 2026 - 08:23 WIB

Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan

Saturday, 12 September 2026 - 17:55 WIB

Kawal Penataan Kelembagaan Kementerian PKP, Kementerian PANRB Dorong Efisiensi dan Hindari Tumpang Tindih Fungsi

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diuji, Cuma 28 Menit!

Monday, 14 Sep 2026 - 13:32 WIB

Berita Terbaru

Dengar Aspirasi Warga Momiwaren, Mentrans Dorong Pengembangan Hasil Laut

Monday, 14 Sep 2026 - 13:03 WIB