Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Dua ratus lebih anak kelas 1 hingga 6 SDIT Khairu Ummah Sumedang duduk menonton layar hari ini (11/9). Mereka menonton Anna, tokoh dalam video storytelling yang pergi ke supermarket bersama ibunya. Di rak-rak supermarket itu, Anna dihadapkan pilihan Oreo atau Goreoreo? Aqua atau Aquviva?

Anak-anak itu langsung ribut. Tangan-tangan kecil terangkat. Mereka menebak mana yang boleh dibeli dan mana yang tidak. Sebagian mereka baru mengetahui beberapa merek lain ternyata masuk daftar produk yang berafiliasi mendukung Israel.

Tontonan ini tak disediakan guru melainkan oleh pemuda pemudi di SMART 171. Mereka menggelar Goes to School di SDIT Khairu Ummah, Jumat (11/9/2026), pukul 08.30–09.30. Satu jam. Tapi cukup untuk mengubah cara dua ratus anak memandang rak supermarket.

Fidela Rudiana kemudian membuka dengan pertanyaan yang bisa dijawab anak-anak ini, “apa yang bisa kita lakukan?”

“Apa saja yang bisa kita lakukan untuk membantu saudara kita di Palestina selain berdonasi dan berdoa? Yang bisa kita lakukan selanjutnya adalah boikot,” ujar Fidela. “Boikot itu kita tidak membeli produk-produk yang memberikan dukungan terhadap penjajah zionis Israel.”

Anak-anak antusias di sesi berikutnya. Sebab mereka bisa mengenakan rompi dan helm jurnalis. Lantas berpura-pura jadi jurnalis sungguhan yang mencoba melaporkan kejadian yang sedang terjadi di Gaza. Anak SD, berlagak reporter, menyampaikan kabar dari tanah yang belum pernah mereka injak tapi sudah mereka pedulikan.

Di antara ratusan anak itu, ada satu momen yang tidak ada dalam rundown. Seorang siswi menghampiri kakak panitia, mengulurkan cincin, lainnya memberikan stiker. Ia ingin menitipkannya untuk anak Palestina.

“Itu lucu banget sih, mereka sangat pure ya. Karena ga punya uang jajan, mereka berikan cincin mainan dan stiker. Salut sih, rasa ingin berbaginya bagus!” Kata Tahira, ketua pelaksana yang menerima titipan anak SD itu.

See also  Menteri Basuki : Hari Habitat Dunia 2019, Momentum untuk Prioritaskan Pengelolaan Sampah Perkotaan

Salman, salah satu peserta, menyimpulkan hari itu dengan kalimat pendek yang jujur: “Hari ini seru, dapet pelajaran tentang boikot.”

Tahira melihat setiap kunjungan ke sekolah sebagai investasi jangka panjang yang hasilnya tidak akan langsung terasa. “Ketika berkunjung ke sekolah-sekolah, ke TK, SD, SMP, yang terbayang adalah anak-anak ini adalah calon-calon penerus yang akan sama-sama menggaungkan pembelaan terhadap Palestina. Nanti ketika generasi sudah berganti, merekalah yang akan melanjutkan apa yang diperjuangkan oleh kakak-kakak yang sekarang.”

Hari ini Israel masih mengontrol 70 persen wilayah Gaza dan masih melakukan serangan hampir setiap hari meski gencatan senjata berlaku. Di Khairu Ummah, dua ratus anak baru saja belajar bahwa membela Palestina bisa dimulai dari pilihan cemilan.

Berita Terkait

Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga
Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan
Kawal Penataan Kelembagaan Kementerian PKP, Kementerian PANRB Dorong Efisiensi dan Hindari Tumpang Tindih Fungsi
Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi
Kementerian PU Perkuat Pembangunan Infrastruktur Papua Pegunungan
Terindikasi Judol, Pegawai Kementerian PU Mulai Disanksi
Belajar dari Tiongkok, Kementerian Transmigrasi Dalami Strategi Pembangunan Kawasan dan Penguatan Masyarakat
Semarakkan Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka Tanggal 15 September

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 September 2026 - 09:01 WIB

Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga

Sunday, 13 September 2026 - 08:23 WIB

Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan

Saturday, 12 September 2026 - 17:55 WIB

Kawal Penataan Kelembagaan Kementerian PKP, Kementerian PANRB Dorong Efisiensi dan Hindari Tumpang Tindih Fungsi

Saturday, 12 September 2026 - 09:49 WIB

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Berita Terbaru

Nasional

Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Sunday, 13 Sep 2026 - 13:54 WIB

Petugas PLN sedang melakukan penataan instalasi dan kabel kelistrikan di kawasan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebagai proses persiapan gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Energy

PLN Perkuat Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB

Nasional

Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:01 WIB