Pertamina Go Global, Produk TubanPetro Diekspor Perdana ke China

Friday, 20 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pertamina melalui PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) dan salah satu cucu usaha yaitu Petro Oxo Nusantara (PON) melakukan ekspor perdana produk Isobutyl Aldehyde (IBAL) ke Cina. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk terus memperluas kiprah bisnis di mancanegara.

Direktur Utama TubanPetro Sukriyanto menjelaskan, ekspor produk petrokimia tersebut menegaskan bahwa TubanPetro, sebagai perusahaan petrokimia terintegrasi, telah berhasil melakukan terobosan di tengah pandemi. Perusahaan tetap mampu melakukan ekspansi bisnis bahkan meningkatkan kinerja.

“Ekspor kali ini juga sejalan dengan arahan Pertamina, untuk go global, menembus pasar internasional. Juga, menjadi bukti langkah inovasi yang dilakukan TubanPetro berjalan optimal,” ujar Sukriyanto, dalam Siaran Pers.

Untuk diketahui, permintaan produk Isobutyl Aldehyde saat ini semakin meningkat dimana produk tersebut banyak digunakan sebagai bahan baku dari Neo Pentyl Glycol (NPG) dan NPG digunakan untuk dry coating cat otomotif dan berbagai produk home appliance. Seiring dengan kenaikan permintaan, TubanPetro juga akan menaikkan kapasitas produksi produk Isobutyl Aldehyde di PON.

Sukriyanto menambahkan, ekspor perdana produk Isobutyl Aldehyde ini merupakan titik awal dari rencana jangka panjang TubanPetro bersama Pertamina untuk terus berinovasi di bisnis petrokimia. Kapasitas ekspor juga akan terus bertambah seiring dengan komitmen untuk terus memperluas jaringan ekspor serta berkontribusi lebih terhadap devisa negara.

Dari ekspor awal 5 kontainer, akan segera meningkat mencapai kapasitas produksi 30.000 MTPA. TubanPetro sangat yakin bahwa produk ini bisa diterima oleh pasar internasional karena kualitas produk yang sangat baik dan permintaan pasar yang sangat kuat.

Direktur Utama PT PON Jaya Martapa menambahkan, PON merupakan penghasil produk petrokimia 2EH. Selama ini untuk menghadapi persaingan global dan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, PON mencanangkan visi yaitu PON Maju Bersama To The Next Level.

See also  Tinjau Penghunian Rusun ASN BPKP Kupang, Menteri Basuki: Jaga dan Tambah Penghijauannya

Dijelaskan Jaya Martapa, To The Next Level memiliki arti bahwa PON harus melakukan diversifikasi produk, diversifikasi market, dan pembinaan sumber daya manusia. Kemampuan untuk ekspor produk Isobutyl Aldehyde merupakan momentum yang sangat luar biasa untuk Petro Oxo Nusantara.

“PON bisa membuktikan bahwa visi Breakthrough to The Next Level yang selama ini digaungkan bertahap menjadi aksi nyata,” tegas Jaya Martapa.

Produk Isobutyraldehyde (IBAL) merupakan hasil dari diversifikasi produk utama yaitu IBA, yang akan diekspor 100%, sehingga dipastikan menambah kontribusi terhadap devisa negara.

“Saya percaya, capaian seperti ini harus kita tandai sebagai bukti untuk tetap berkomitmen dalam upaya untuk terus berinovasi menghadapi persaingan global dan juga sebagai bentuk pengabdian kami kepada NKRI dengan terus memproduksi produk-produk petrokimia lainnya yang memiliki nilai tambah tinggi, yang bermanfaat untuk stakeholder serta bagi Indonesia tercinta,” ujar Jaya Martapa.

Jaya Martapa menambahkan, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja bisnis di tengah tantangan pandemi. Pertumbuhan bisnis juga semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya permintaan terhadap produk yang dihasilkan perusahaan.

Sebagai catatan, bisnis PON bergerak di bidang industry 2-Ethyl Hexanol (2EH), Iso-Butanol (IBA), N-Butanol (NBA), dan Liquid Carbon Dioxide (LCO2). Kapasitas produksi 150.000 MT untuk Ethyl Hexanol dan Isobutanol menjadikan PON sebagai produsen terbesar di Indonesia, dengan penjualan 80% ekspor. 70 persen produk PON diserap pasar Tiongkok, 10 persen pasar Asia, sisanya 20 persen pasar lokal.

Seiring kinerja PON yang terus membaik, perusahaan juga komitmen untuk mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 melalui kegiatan CSR bertajuk “PON PEDULI” yang akan berlangsung selama 5 bulan ke depan, mulai Agustus hingga Desember 2021.

Berita Terkait

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan
HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026
Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi
Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa
Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 13:05 WIB

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan

Tuesday, 10 February 2026 - 10:26 WIB

HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026

Monday, 9 February 2026 - 14:05 WIB

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026 - 09:49 WIB

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Sunday, 8 February 2026 - 22:47 WIB

Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa

Berita Terbaru