KPK: Segera Sertifikasi Tanah Untuk Hindari Potensi Kerugian Negara

Tuesday, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendorong PT PLN segera sertifikasi aset tanahnya untuk menghindari potensi kerugian negara. Hal ini diutarakan dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) sertifikasi tanah PT PLN di Provinsi Bali secara daring pada Senin, 6 September 2021.

“Terkait tindak pidana korupsi yang terkait dengan manajemen aset, yang kami lihat potensinya di antaranya penggelapan aset tanah dan penyalahgunaan kewenangan untuk mengalihnamakan aset. Kami sudah menemukan beberapa dan kerugian negara terkait aset tidak sedikit,” ujar Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK Budi Waluya.

Budi juga mengingatkan tentang banyaknya temuan hasil audit BPK terkait aset. Untuk itu, kata Budi, PLN perlu segera menindaklanjuti saran rekomendasi yang diberikan agar tidak menjadi temuan berulang di tahun berikutnya.

Turut hadir Direktur Bisnis Regional Jawa Madura Bali PT PLN Haryanto WS menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN dan KPK yang telah membantu untuk kemajuan dalam sertifikasi aset tanah PLN.

“PLN akan terus berkomitmen untuk mengamankan, memelihara dan mendayagunakan aset tanah dan properti Negara yang dikelola oleh PLN demi masa depan penyediaan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Haryanto.

Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Bali Ketut Mangku menyampaikan perlunya konsolidasi data antara BPN dengan PLN. Misalnya, sebut Ketut, tahun 2021 ini target ada 484 bidang yang akan disertifikasi, sedangkan dari catatan PLN hanya terdapat 278 bidang untuk keseluruhan 8 Pemerintah Daerah (Pemda).

Ketut memaparkan dari 278 bidang target, PLN mendaftarkan sebanyak 136 bidang. Dari 136, sudah dilakukan pengukuran sebanyak 119 bidang. Setelah berproses Peta Bidang Tanah, sidang panitia, SK Hak, telah terbit sertifikat untuk sebanyak 79 bidang. Sisanya masih cukup banyak yaitu 199 bidang.

See also  KKP Segel Pagar Laut di Perairan Bekasi

Merespon kondisi tersebut, BPN menyatakan kesiapannya memfasilitasi proses percepatan sertifikasi aset tanah negara baik itu K/L, pemda, maupun BUMN baik dengan anggaran PTSL maupun mandiri dari pemohon. BPN juga siap memberi petunjuk penyelesaian yang efektif baik terhadap dokumen kurang lengkap maupun aset bermasalah.

Terakhir, KPK berharap pertemuan dapat membantu memberikan solusi dan tindak lanjut yang pasti serta memberikan kesempatan seluasnya untuk PLN berkoordinasi apabila terjadi perselisihan dengan pemda atau masyarakat adat apabila terkait tanah ulayat dan juga aparat penegak hukum lainnya.

“Semoga 278 persil tanah yang menjadi target untuk disertifikasi tahun 2021 ini dapat diselesaikan,” pungkas Budi Waluya.

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU
KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI
OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG
Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji
Kementerian PU Tegaskan Sikap Kooperatif dan Hormati Proses Hukum
Satgas Sikat Tambang Ilegal, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Diselamatkan

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 09:19 WIB

Kejagung Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka TPPU

Monday, 13 July 2026 - 22:59 WIB

KPK OTT Bupati Sukoharjo, Diduga Peras OPD dan Potong Insentif Pegawai

Saturday, 11 July 2026 - 18:23 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU PT ASABRI

Monday, 22 June 2026 - 17:04 WIB

OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah di BPRS GP

Thursday, 4 June 2026 - 00:04 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Transformasi BUMN Dikebut, Dony Oskaria Matangkan Roadmap Lima Tahun

Monday, 3 Aug 2026 - 16:56 WIB

Nasional

Menkeu Kantongi Tugas Khusus, Duit Sekolah Rakyat Siap!

Monday, 3 Aug 2026 - 16:50 WIB

Berita Utama

Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional

Monday, 3 Aug 2026 - 16:39 WIB