Kemendagri Dorong Peran Tenaga Pendidik dalam Memperkuat Kesadaran Bela Negara di Masa Covid-19

Thursday, 9 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Tenaga pendidik merupakan komponen penting dalam memperkuat pondasi kesadaran bela negara, baik di lembaga pendidikan formal maupun informal, termasuk juga tenaga pendidik yang bekerja di bawah instansi pemerintah, swasta, hingga swadaya masyarakat.

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar mengatakan, seluruh aktor yang terlibat dalam dunia pendidik perlu digerakkan di masa pandemi. “Kita butuh sekali menggerakkan partisipasi warga negara bagaimana membangun dukungan warga negara dalam mengelola negara dan pemerintahan, dan mengelola masyarakat di situasi darurat,” kata Bahtiar dalam webinar bertema “Peran serta Tenaga Pendidik di Masa Pandemi Covid-19 sebagai Wujud Kesadaran Bela Negara”yang diadakan oleh Ditjen Pol & PUM Kemendagri, Kamis (9/9/2021).

Senada dengan Bahtiar, Ketua Yayasan Bentang Merah Putih Yohana Elizabeth Hardjadinata selaku narasumber dalam webinar itu menyoroti pula ihwal partisipasi tenaga pendidik di masa Covid-19. Menurutnya, guru merupakan fasilitator yang menunjang perkembangan siswa.

Meski begitu, ia juga menjelaskan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik. Menurutnya kompetensi perlu dikembangkan oleh para guru dengan peran tambahan yang diberikan di masa pandemi saat ini. “Peran guru di masa pandemi jelas sekali, memiliki kekuatan dan banyak peran tambahan. Ditambah dengan yang lain,” ujarnya.

Setidaknya, kata Yohana, terdapat 5 peran tambahan yang diharapkan dari seorang guru. Pertama, seorang guru mesti memastikan tercapainya tujuan pendidikan. Kedua, guru bertanggung jawab memastikan keselamatan peserta didik, baik aspek fisik maupun psikis. Ketiga, memberi penguatan aktif dan pemahaman kepada siswa guna menaati protokol kesehatan.

Keempat, guru memprioritaskan fasilitasi terhadap pembelajaran siswa dengan memberikan dukungan emosional. Kelima, guru mesti melakukan komunikasi dan mengembangkan kerja sama yang baik dengan siswa, orang tua, dan pihak sekolah.

See also  Sejalan dengan Kejaksaan Agung, Kementerian ESDM Tegaskan Mutu BBM Sesuai Spesifikasi

Adapun narasumber kedua, yakni Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran Dadang Rahmat Hidayat. Pada kesempatan itu, Dadang menjelaskan pentingnya peran tenaga pendidik dalam memberikan metode pembelajaran yang tepat dalam upaya bela negara di masa pandemi.

Menurutnya, aspek yang perlu diperkuat adalah ideologi dan nilai-nilai kebangsaan, yakni bagaimana membentuk seseorang yang “sukar-rela” menjadi “sukarela” dalam bela negara. Untuk itu, kata dia, program bela negara ini dapat dikomunikasikan dengan baik dan tidak hanya menjadi sebatas doktrin.

“Berharap metode pembelajaran dalam konteks ke depan, jangan sampai gagal berkomunikasi. Gagal paham, kemudian gagal paham bisa jadi gagal sosial, dan hati-hati gagal sosial bisa gagal berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Berita Terkait

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur
DPD RI Pastikan RUU Daerah Kepulauan Percepat Pembangunan Tanpa Korbankan Lingkungan
Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun di Kuartal II 2026, Naik 17,5%
Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT Pulih, 651 Prasarana Masih Dalam Penanganan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Salurkan Air Bersih ke Mojokerto dan Pamekasan
Utamakan Keselamatan Warga, Kementerian PU Turunkan Tim Teknis ke Jembatan Pongpet
Sekolah Rakyat Terintegrasi Pandeglang Mulai Beroperasi, Hutama Karya Dukung Akses Pendidikan bagi Keluarga Prasejahtera

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 09:42 WIB

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur

Friday, 4 September 2026 - 09:37 WIB

DPD RI Pastikan RUU Daerah Kepulauan Percepat Pembangunan Tanpa Korbankan Lingkungan

Friday, 4 September 2026 - 09:29 WIB

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun di Kuartal II 2026, Naik 17,5%

Friday, 4 September 2026 - 08:01 WIB

Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT Pulih, 651 Prasarana Masih Dalam Penanganan

Thursday, 3 September 2026 - 18:59 WIB

Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan

Berita Terbaru