Gus Menteri Puji Balkondes di Magelang

Friday, 24 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada Kamis (23/9) mengunjungi Sejumlah Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang Berada disekitar Kawasan Candi Borobudur, Magelang.

Balkondes yang dikunjungi itu diantaranya yakni Balkondes Karangrejo, Balkondes Ngargogondo dan Balkondes Wringinputri.

Balkondes yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut memiliki homestay dan berbagai inovasi lainnya yang turut dalam meningkatkan ekonomi desa.

“Homestay-homestay yang dimiliki BUMDes yang bekerjasama dengan sejumlah perusahaan BUMN ini sangat bagus-bagus, menarik dengan sejumlah view alam yang indah. Apalagi, turut dalam membantu meningkatkan perekonomian di desa,” katanya

Dalam kesempatan kunjungan ke sejumlah Balkondes, Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini juga melakukan dialog kepada pemerintah desa, kabupaten, pengurus  BUMdes dan sejumlah perwakilan perusahaan BUMN.

Dalam dialog, Gus Menteri menyampaikan bahwa dirinya optimistis dan menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrim nol persen pada 2024.

“Sebagai pilot project di tetapkan 35 kabupaten untuk menurunkan kemiskinan ekstrim ini, kami menargetkan penurunan ini akan berhasil hingga nol persen,” katanya.

Menurutnya, langkah strategi yang bakal dijalankan oleh Kemendes PDTT dalam menuntaskan kemiskinan ekstrim yakni dengan mengurangi pembelanjaan contohnya Pengurangan pengeluaran dalam bentuk Gerakan Asupan Kalori Harian, Bedah rumah, Cek kesehatan oleh Posyandu, BPJS Kesehatan dan Beasiswa.

Sedangkan langkah lainnya yakni meningkatan pendapatan pada level desa dengan mengandalkan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang menjadi fokus utama tangani keluarga miskin ekstrem, kemudian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, penguatan BUMDes dan program pemberdayaan.

“Jadi ada dua yakni mengurangi pembelanjaan dan yang kedua meningkatkan pendapatan. Oleh karena itu, saya optimis pada level desa akan terjadi penurunan kemiskinan ekstrim nol persen hingga tahun 2024. Tentu kita berharap dukungan dari semua pihak agar semua langkah penurunan kemiskinan ekstrim ini berhasil,” katanya.

See also  Menkop Teten Tinjau Vaksinasi Massal Bagi Pelaku UMKM di Yogyakarta

Gus Menteri yakin desa bisa mewujudkan dalam rangka menuntaskan kemiskinan ekstrim. Oleh karena itu, Gus Menteri secara perlahan-lahan menggulirkan  “Desa BISA”.

“Desa BISA, itu satu kepercayaan bagi desa, desa itu bisa dan nyatanya bisa. kita harus bangkitkan kembali agar desa terus semakin percaya diri,” katanya.

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Monday, 8 Jun 2026 - 09:20 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Sunday, 7 Jun 2026 - 18:27 WIB