Resmikan Apkasi Otonomi Expo 202, Jokowi: Perkuat Perdagangan Antar Daerah dan Pulau!

Wednesday, 20 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.ccom – Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Apkasi Otonomi Expo 2021, yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), dan didukung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Acara pembukaan dilaksanakan secara hybrid dari Istana Bogor, Rabu (20/10/2021). Presiden hadir didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Sekretaris Kabinet (Mensekkab) Pramono Anung. Kegiatan pembukaan ini dihadiri langsung oleh 25 bupati di Istana Bogor, dan diikuti secara virtual oleh peserta lain di Jakarta Convention Center (JCC).

Presiden dalam arahannya memberikan apresiasi atas upaya APKASI yang didukung Kemendagri atas terselenggaranya pameran tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam mempercepat pemulihan ekonomi.

“Saya mengapresiasi inisiatif Apkasi untuk segera menggerakkan perekonomian di daerah melalui expo ini. Saya setuju bahwa perdagangan, turisme dan investasi harus mulai digerakkan, jangan terlambat tetapi dengan catatan kesehatan tetap nomor satu,” pesan Jokowi.

Presiden berpesan, agar daerah dapat memperkuat perdagangan antar daerah dan pulau, serta saling mengisi sekaligus melengkapi produk yang diperlukan. Hal ini karena Indonesia merupakan pasar yang amat besar. Presiden menekankan, agar pasar ini tidak dikuasai produk asing.

Setiap daerah, lanjut Presiden, cukup fokus pada produk unggulan tertentu. Produk tersebut kemudian dipasarkan ke daerah lain. Daerah juga diminta agar saling membeli produk daerah lainnya, yang tidak mampu diproduksi sendiri.

“Perdagangan antar daerah, antar pulau harus terus dikembangkan dan setiap daerah sebaiknya fokus pada produk unggulannya, jangan semuanya dikerjain, sehingga nanti ke depan bisa saling menopang,” kata Jokowi mengingatkan.

Selain itu, Presiden juga meminta, agar ekspor produk Indonesia dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu membanjiri pasar internasional. Pemerintah, kata Presiden, telah membuat banyak kebijakan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produk dalam negeri. Presiden juga meminta semua pemerintah daerah agar bisa membuat kebijakan yang memudahkan produsen dalam negeri, sehingga mampu meningkatkan produksinya dan menguasai pasar dalam dan luar negeri.

See also  “Empat Korban Terorisme Terima Kompensasi dari Negara”

Sementara itu, Ketua Umum APKASI Sutan Riska yang juga Bupati Dharmasraya Sumatera Barat melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait kegiatan pameran tersebut. Dia mengatakan, pameran ini merupakan kontribusi nyata pemerintah kabupaten untuk mendukung pemerintah pusat, dalam menggairahkan kembali dunia usaha dan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

Di lain sisi, dirinya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihal dalam mengakomodasi penyaluran vaksinasi ke seluruh Indonesia. Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung penuh penyebaran vaksinasi kepada masyarakat.

“Kami atas nama rekan-rekan bupati ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden, Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI dan Kapolri, serta semua pihak yang terlibat dalam mengakomodir penyaluran vaksinasi ke seluruh Indonesia sebagai bentuk ikhtiar kita dalam penanggulangan Covid-19,” ujar Sutan lagi.

Adapun expo atau pameran produk unggulan daerah ini, diikuti oleh 70 pemerintah kabupaten dan 70 peserta lain dari swasta dan beberapa kementerian/lembaga. Pameran dan seminar dilaksanakan selama 3 hari, mulai Rabu 20 Oktober hingga Jumat 22 Oktober 2021 di JCC.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru