16 Juta Orang di Jateng Telah Divaksin Covid-19, Ganjar Terus Instruksikan Percepatan

Tuesday, 26 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo / Ist

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo / Ist

DAELPOS.com – Sebanyak 16.172.525 orang di Jawa Tengah telah divaksin Covid-19. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terus menginstruksikan agar proses vaksinasi dipercepat, guna memperoleh kekebalan kelompok atau herd immunity.

Hal itu dikatakan Ganjar, seusai memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (25/10/2021). Selain pemantauan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ia juga mewanti-wanti percepatan suntik vaksin.

“Kami dorong percepatan vaksin. Beberapa minggu kemarin kita sudah bisa (menyuntikkan vaksin) lebih dari 2 juta (dosis). Minggu kemarin ini kok melorot jadi 1,9 jutaan (dosis). Sekarang vaksin kan sudah banyak, maka kita minta percepatan,” tegas Ganjar.

Ia menyebut, komunikasi terus dibangun baik dengan pemkab atau pemkot terkait kebutuhan dosis vaksin. Ganjar juga membangun komunikasi untuk mendapatkan pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Dari catatannya, Jateng membutuhkan sekitar 6 juta dosis vaksin merek sinovac, untuk suntik dosis kedua. Ganjar juga menyebut, masih kekurangan spet suntikan untuk vaksin merek Pfizer.

“Saya titip lansia jadi prioritas. Kalau semua masyarakat bisa tersuntik, sehingga kalau aktivitas sudah nyaman dulu lah. Cuma, disiplin penggunaan protokol kesehatan berupa masker kita minta diperketat,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, angka 16 juta tersebut merupakan orang yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama. Sementara mereka yang telah mendapatkan dosis lengkap berjumlah 8.790.175 orang. Adapun, total sasaran vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 28 juta orang.

Secara persentase, Yulianto menjelaskan, capaian vaksinasi dosis pertama di Jateng mencapai 56 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua mencapai 30 persen.

“Sekitar 16 juta lebih. Kalau untuk dosis booster bagi tenaga kesehatan sudah semua. Jumlahnya kan 177 ribu,” paparnya.

Menurut catatannya, 11 daerah di Jateng telah mencapai persentase vaksinasi dosis lebih dari 70 persen. Yakni, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Tegal, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali dan Sragen.

See also  Kabupaten Magetan Inisiasi Layanan Transportasi dan Pendampingan Khusus Ibu Hamil

Sementara tiga Kabupaten yakni Kendal, Demak dan Semarang mencapai vaksinasi dosis pertama di atas 60 persen. Sisanya, sebanyak 17 daerah mencapai persentase vaksinasi 50 persen.

“Strategi vaksinasi, berbasis desa atau kelurahan. Tidak di sentra vaksinasi, tetapi simultan di masing-masing desa. Ini membutuhkan vaksinator lebih banyak. Maka TNI/Polri dan swasta juga harus membantu percepatan ini,” pungkas Yulianto.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki

Saturday, 10 Oct 2026 - 20:08 WIB