Kolaborasi KemenKopUKM dan Bappenas Perkuat Usaha Rotan Trangsan

Friday, 11 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rotan terbesar di dunia. Ada sekitar 40 jenis rotan komersial yang dihasilkan di Indonesia. Sebagian besar rotan Indonesia dijual untuk pasar ekspor dalam bentuk kerajinan, yang umumnya dilakukan pelaku usaha besar/eksportir.

Pemerintah mengharapkan agar Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memegang peranan yang lebih besar dalam produksi dan pemasaran produk rotan, termasuk pelaku UMKM rotan dari Desa Trangsan. Desa Trangsan telah lama menjadi sentra kerajinan rotan terbesar di Jawa Tengah. Sebagian besar warga disana mengandalkan pembuatan kerajinan rotan sebagai mata pencaharian utama.

Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM Sutarmo, pada pembukaan acara Bimbingan Peningkatan Mutu Produk dan Perluasan Jaringan Pemasaran Usaha Mikro pada Komoditas/Klaster Rotan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (10/3).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo Iwan Setiyono, Direktur Pengembangan Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi Bappenas Ahmad Dading yang hadir secara daring, serta 60 orang pengrajin rotan yang tergabung dalam KSU Trangsan Manunggal.

Sutarmo mengakui, adanya pandemi Covid-19, sangat berdampak terhadap kelangsungan perekonomian Indonesia, termasuk pelaku UMKM komoditas rotan di Desa Trangsan.

“Berkurangnya aktifitas masyarakat yang menyebabkan turunnya daya beli. Sehingga, omset para pelaku UMKM juga menurun drastis, selain itu terdapat penghentian aktivitas operasional pelabuhan di negara tujuan ekspor rotan juga menjadi salah satu kendala UMKM furniture dan kerajinan,” imbuh Sutarmo.

Sudah saatnya, lanjut Sutarmo, para pengrajin rotan harus melek digital, salah satunya melalui pencatatan laporan keuangan yang baik dan benar melalui platform digital, yaitu melalui aplikasi LAMIKRO. Dalam hal pembiayaan untuk pengembangan usaha saja. Banyak UMKM kita yang masih terkendala dalam pencatatan laporan keuangan, sehingga kesulitan dalam proses pembiayaannya.

See also  KTT Ke-42, Gus Halim: Indonesia Inisiasi Jejaring Desa ASEAN

“Selain itu, diperlukan juga inovasi produk yang dihasilkan yang sesuai dengan minat pasar saat ini. Sehingga produk kerajinan kita harus selalu mengikuti tren pasar yang sedang diminati,” papar Sutarmo.

“Dengan mulai dibuka kembali perdagangan luar negeri, perhelatan internasional di Indonesia seperti moto GP Mandalika dan kegiatan G20, hal ini merupakan peluang dan pangsa pasar yang sangat besar bagi para pelaku usaha,” tandas Sutarmo.

Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen untuk mempercepat akselerasi tingkat adopsi digital bagi UMKM dalam hal pemasaran dan terus mendukung dalam penciptaan inovasi produk khususnya berbahan baku Rotan.

“Hal ini tentu tidaklah mudah, maka dirasa sangatlah perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak. Melalui program Pengelolaan Terpadu UMK yang diinisiasi oleh Bappenas,” tukas Sutarmo.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Dading menjelaskan melalui Major Project (MP) Pengelolaan Terpadu UMK akan dibangun Rumah Produksi Bersama (Factory Sharing) Rotan di Sukoharjo.

Adanya Major Project diharapkan dapat mengatasi beragam permasalahan UMKM pengrajin rotan, seperti masalah bahan baku furniture dan kerajinan. Melalui Major Project diharapkan akan menguatkan UMKM dari sisi hulu, produksi dan sisi pemasaran, pembiayaan serta kelembagaan.

“Major Project ini merupakan kombinasi sempurna pengelolaan UMK yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, yang didukung oleh beberapa kedeputian didalamnya juga dari Kementerian/Lembaga lainnya,” ujar Ahmad Dading.

Untuk tahun 2022 MP Pengelolaan Terpadu UMK akan difokuskan pada pengembangan Komoditas Rotan (Jawa Tengah), Nilam (Aceh), Biofarmaka (Kalimantan Timur), Sapi (NTT) dan Kelapa (Sulut).

“Untuk tahun depan juga akan ditambah lagi lokus Major Project ini, diharapkan dapat merata sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Ahmad Dading.

Iwan Setiyono selaku Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sukoharjo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi program Pengelolaan Terpadu UMK, antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Bappenas.

See also  Tingkatkan Kualitas Permukiman, Kementerian PUPR Tata Kawasan Bungkutoko dan Petoaha

“Karena di masa yang sulit ini, dengan adanya program ini, membantu bagi masyarakat khususnya UMKM di Kabupaten Sukoharjo,” ucap Iwan Setiyono.

Berita Terkait

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir
Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi
Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards
Kementerian PU Tangani Longsor, Jalan Tarutung–Sipirok Kembali Bisa Dilalui
Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat
Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Saturday, 31 October 2026 - 18:17 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Friday, 30 October 2026 - 22:16 WIB

Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Friday, 30 October 2026 - 12:41 WIB

Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi

Friday, 30 October 2026 - 10:32 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Monday, 2 Nov 2026 - 07:05 WIB

Energy

Inovasi AI Limbah Elektronik Antar Mahasiswa ITPLN Juara 1

Monday, 2 Nov 2026 - 06:53 WIB