World Water Forum Ke-9, Menteri Basuki: Air Adalah Sumber Kehidupan dan Kunci Pembangunan Berkelanjutan

Monday, 21 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Air tidak bisa tergantikan, karena air adalah sumber kehidupan dan kunci untuk pembangunan berkelanjutan. Pengelolaan air yang baik akan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan kekurangan sumber daya, termasuk air.

Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rangka menyambut Hari Air Dunia sekaligus pembukaan World Water Forum (WWF) ke-9 di Dakar Arena, Dakar, Senegal pada Senin (21/3/2022).

Menteri Basuki mengungkapkan Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat besar dengan jumlah penduduk sekitar 271 juta jiwa dan potensi air permukaan sekitar 2,78 triliun m3. Namun potensi tersebut tidak merata dalam skala tempat dan waktu.

“Untuk menjamin ketahanan air dan pangan, pada periode 2015-2024, Pemerintah Indonesia berkomitmen membangun 61 bendungan untuk mencapai ketahanan inklusif pada perhubungan air, pangan, dan energi. Sampai saat ini sebanyak 29 bendungan sudah selesai dibangun,” kata Menteri Basuki

Penyelesaian 61 bendungan akan meningkatkan air untuk sistem irigasi dari 11% menjadi 20%. Dengan pasokan air yang terus menerus dari bendungan, intensitas tanam dapat ditingkatkan dari 2 kali setahun atau 3 kali per dua tahun.

Sementara pada pembangunan area irigasi, Indonesia telah menyelesaikan seluas 1 juta hektar dan rehabilitasi 3 juta hektar pada periode 2015 – 2019. Pada 2020-2024, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus membangun 500 ribu hektar area irigasi dan merehabilitasi 2 juta hektar jaringan irigasi, seperti food estate di Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah dan tempat lainnya.

Pemerintah Indonesia juga memperkuat tanggung jawab terhadap air minum dan sanitasi, dimana pada periode 2020-2024 ditargetkan 100% akses air minum aman dan 90% akses sanitasi layak.

“Saat ini, persentase rumah tangga yang memiliki akses air minum yang aman adalah 92% dan akses ke limbah domestik adalah 78%. Dengan mencapai target ini, kita akan mengurangi stunting dan tingkat kemiskinan secara nasional,” ujar Menteri Basuki.

See also  Sri Mulyani: Mekanisme Pembiayaan RAPBN 2021 Harus Dilakukan Hati-Hati

Menteri Basuki berharap melalui forum WWF ini dapat meningkatkan kerja sama dan mengembangkan tindakan di sektor kesehatan dan pendidikan, mengurangi ketimpangan dan kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mengatasi perubahan iklim dan melestarikan lingkungan.

“Saya sangat berharap forum ini akan menghasilkan ide-ide baru, mengidentifikasi dan menguraikan inisiatif baru yang diperlukan, dan mendorong tindakan kolaboratif untuk kerja sama yang lebih baik dan lebih banyak untuk menyelesaikan masalah air dalam skala global, nasional, dan lokal,” ujarnya.

Forum WWF ke-9 tahun 2022 di Dakar fokus pada empat prioritas yaitu keamanan air dan sanitasi, air untuk pembangunan pedesaan, kerjasama dan pembiayaan pembangunan, serta, tata kelola dan inovasi dalam mencari solusi tentang berbagai isu dan masalah air.

“Di forum WWF Dakar, komunitas global akan mendapatkan manfaat dari berbagai pengetahuan dan pengalaman inovatif yang dibagikan dalam proyek Inisiatif Dakar 2022 dengan tujuan untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” pesan Presiden Senegal Macky Sall. (*)

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru