Hutan Hujan Tropis Indonesia Model Kalsel Dipelajari Para Dekan Fahutan

Friday, 25 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri LHK Siti Nurbaya bersama para Dekan Fakultas Kehutanan se-Indonesia melakukan kunjungan lapangan ke Kalimantan Selatan, pada Kamis (24/3). Salah satu titik yang dituju yaitu Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI) yang berada di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, sebagai salah satu referensi upaya untuk mengembalikan hutan hujan tropis Indonesia melalui konsep forest city.

Areal seluas 86,85 hektar ini dibagi menjadi empat blok, dimana tanaman inti di blok I yaitu pohon rimba campuran dan HHBK, Blok II pohon Ulin, Blok III pohon Meranti, dan Blok IV pohon Mahoni. Saat ini, areal tersebut telah didominasi oleh tanaman sengon dan jabon sebagai peneduh tanaman inti.

“Dari saya pertama ke sini pada tahun 2015 itu merupakan areal terbuka dan gersang. Kemajuan kawasan ini sudah dapat terlihat, dimana pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik. Proses seperti ini juga dipelajari secara akademik tentang Aforestasi,” kata Menteri Siti.

TH2TI ini menjadi salah satu referensi dalam upaya untuk mengembalikan hutan hujan tropis di Indonesia, khususnya yang akan diterapkan di IKN

Sebelumnya, Menteri Siti bersama para Dekan Fakultas Kehutanan se-Indonesia, mengunjungi IKN untuk mempelajari kondisi untuk pengembangan forest city. Sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo, IKN itu harus dibangun sejalan dengan memperbaiki lingkungannya.

“Oleh karena hutannya monokultur, jadi kita akan menjadikannya kembali menjadi hutan alam dengan tanaman endemik,” tutur Menteri Siti.

TH2TI ini juga merupakan hasil kerja kolaborasi KLHK dan Pempov Kalsel dalam upaya melestarikan dan mengembalikan keberadaan hutan hujan tropis Indonesia. Menteri Siti menyampaikan hal ini tidak lepas dari komitmen kuat Pemprov Kalsel untuk melakukan Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

See also  Dorong Pertumbuhan Desa Cerdas, Mendes Yandri: Kewajiban untuk Kita Kawal Terus

“Kalimantan Selatan itu dari sisi RHL dan enforcement untuk rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dari para pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), termasuk yang kuat. Dengan segala inisiatif yang ditunjukkan, kita di tingkat nasional juga mempelajari, mendalami akuntabilitasnya dan itu bisa berjalan baik,” kata Menteri Siti.

Sementara itu, Ketua Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA) Naresworo Nugroho, sekaligus Dekan Fahutan IPB, mengungkapkan dari kunjungan ini pihaknya ikut mempelajari banyak hal. Dari segi akademis, dirinya menyampaikan FOReTIKA khususnya Universitas Lambung Mangkurat dapat turut berkontribusi terhadap pengembangan areal ini melalui kegiatan Tridharma kampus.

“Kawasan ini juga bisa digunakan oleh masyarakat untuk sarana edukasi, forest healing, dan wisata. Keberadaan areal ini juga bisa menjadi contoh komitmen dari Pemda Kalsel untuk diadopsi oleh Pemda lainnya,” katanya.

Dari lokasi ini, Nares mengatakan pihaknya juga belajar banyak bagaimana perkembangan hutan hujan tropis tersebut untuk nanti bisa diterapkan di IKN. Selanjutnya, dia menyampaikan akan terus mengawal juga berkoordinasi dengan KLHK, untuk menerapkan konsep forest city di IKN.

“Hutan hujan tropis di IKN nanti terdiri dari spesies endemik yang kalau bisa 50% dari Kalimantan, di samping cluster-cluster tanaman lainnya,” ujarnya.

Pada kunjungan lapangannya ke Kalsel, Menteri LHK dan para Dekan Fahutan juga mengunjungi Tahura Sultan Adam untuk meninjau keberhasilan rehabilitasi DAS dan pengembangan wisata di sana.

Berita Terkait

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa

Saturday, 15 August 2026 - 17:03 WIB

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih

Berita Terbaru

News

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Sunday, 16 Aug 2026 - 12:26 WIB

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB