Upaya Tingkatkan Parekraf di Kepulauan Seribu, Pemprov DKI Kembangkan Digital Nomad Island

Wednesday, 25 May 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pandemi COVID-19 telah mendorong perubahan dan adaptasi gaya hidup yang begitu besar, termasuk budaya bekerja di kantor. Kini, budaya bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) adalah hal yang lumrah. Tren WFH kemudian berkembang menjadi Work From Anywhere (WFA) sejalan dengan pelonggaran peraturan isolasi.

Melihat adanya perubahan dan adaptasi gaya hidup tersebut, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan Digital Nomad Island sebagai bentuk komitmen untuk mengembangkan potensi Kepulauan Seribu, sekaligus seiring dengan adanya tren bekerja dari mana saja di lokasi-lokasi yang menarik. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata menyampaikan, Pulau Bidadari merupakan pulau yang menjadi pilot project dari konsep Digital Nomad Island ini. Selanjutnya, akan dikembangkan di pulau-pulau lain, seperti Pulau Untung Jawa, Tidung Kecil, hingga Pramuka (pulau berpenghuni).

“Di Indonesia, Bali menjadi destinasi favorit bagi para pekerja yang memilih untuk WFA atau bisa juga disebut digital nomad. Di negara lain, Pulau Madeira dan Canary di Portugal hingga Maladewa adalah pulau-pulau yang ramah bagi para digital nomad untuk bekerja sembari berlibur. Jakarta juga punya Kepulauan Seribu dengan ragam potensinya yang menarik juga bisa menjadi jujukan bagi para digital nomad. Ini adalah perubahan positif bagaimana kita dapat bekerja di mana pun dan tetap produktif,” ungkap Andhika saat Pencanangan HUT Ke-495 Jakarta sekaligus Launching Digital Nomad Island di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5).

Lebih lanjut, Andhika menuturkan, Pemprov DKI Jakarta optimis, dengan 113 pulau di Kepulauan Seribu, dapat dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi Digital Nomad Island. Apalagi mengingat waktu tempuh pulau utama/mainland kota Jakarta ke pulau terdekat hanya memakan waktu sekitar 20-30 menit, sehingga masih mudah dijangkau oleh para digital nomad.

Pemprov DKI Jakarta sudah memetakan apa yang dibutuhkan para digital nomad untuk menunjang aktivitasnya. Pertama, transportasi. Pemprov DKI Jakarta akan menambahkan rute transportasi laut dari dan menuju Kepulauan Seribu dengan jadwal yang jelas dan harga yang lebih terjangkau. Harapannya, Pemerintah dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan startup dalam menyediakan tambahan moda transportasi.

“Kedua, konektivitas. Kita akan meningkatkan konektivitas internet yang menjadi program Digital Nomad Island. Kita juga akan menambahkan titik-titik JakWifi di pulau-pulau publik dan juga mengajak para internet provider untuk kolaborasi menyediakan konektivitas,” ujar Andhika.

Ketiga, akomodasi, yakni menggandeng warga untuk meningkatkan homestay mereka sehingga fasilitas homestay yang tersedia juga semakin baik. Keempat, kebutuhan dasar, dalam hal penyediaan listrik, Pemprov DKI Jakarta menggandeng PLN dan swasta untuk menyediakan kebutuhan listrik. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan membimbing warga untuk membenahi kebutuhan dasar, seperti filter air bersih yang akan diperbanyak.

“Kelima, co-working space. Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan fasilitas yang dapat digunakan para digital nomad untuk bekerja. Keenam, hiburan, nantinya akan ada rangkaian acara hiburan yang bisa dilakukan dan mengundang semakin banyak digital nomad, seperti Festival Musik Indie. Tentu, kami mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk menjadi kolaborator, mari berkolaborasi untuk menghadirkan Digital Nomad Island yang menarik di Kepulauan Seribu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Jakarta merupakan rumah bagi start up, unicorn, hingga decacorn. Hingga Semester I-2020, Savills Indonesia mencatat, Jakarta memiliki 180 co-working space yang menawarkan konsep flexy table yang lebih nyaman dan terjangkau. Selain co-working space, Jakarta juga memiliki banyak kedai kopi yang juga menjadi tempat favorit para digital nomad sebagai lokasi bekerja. Dengan kondisi yang seperti ini, potensi Kepulauan Seribu begitu besar untuk menjadi rujukan lokasi bagi para digital nomad.

See also  Kapolri Luncurkan "Vaksinasi Merdeka" 3 Juta Warga Divaksin

Berita Terkait

UMKM Transmigrasi Naik Kelas, Wamen Viva Yoga Gandeng Ajik Krisna Bali
Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Longsor Cisarua Bandung Barat
Hutama Karya Bangun 80 Titik SPPG, Perkuat MBG di Hari Gizi Nasional 2026
Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi
Menteri Dody Tinjau Rumah Hunian Kementerian PU di Batang Toru Tapsel
Kementerian PU Respons Cepat Tangani Krisis Air Bersih Akibat Sumur Warga Kering
Menteri Rini: Transformasi Pelayanan Publik Diarahkan Berbasis Kebutuhan Manusia
Indonesia Tegaskan Posisi sebagai Destinasi Investasi Berkelanjutan di WEF 2026

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 14:21 WIB

UMKM Transmigrasi Naik Kelas, Wamen Viva Yoga Gandeng Ajik Krisna Bali

Sunday, 25 January 2026 - 09:30 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Longsor Cisarua Bandung Barat

Sunday, 25 January 2026 - 09:23 WIB

Hutama Karya Bangun 80 Titik SPPG, Perkuat MBG di Hari Gizi Nasional 2026

Saturday, 24 January 2026 - 14:37 WIB

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi

Saturday, 24 January 2026 - 14:12 WIB

Menteri Dody Tinjau Rumah Hunian Kementerian PU di Batang Toru Tapsel

Berita Terbaru

foto dok. IG Jkt.livinmandiri / ist

Olahraga

Livin’ Mandiri Menutup Seri Bandung dengan Hasil Manis

Monday, 26 Jan 2026 - 15:04 WIB

Megapolitan

BPBD DKI Pastikan Seluruh Genangan di Jakarta Telah Surut

Monday, 26 Jan 2026 - 14:33 WIB