Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Friday, 17 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penanganan tanggap darurat pascabencana di Provinsi Aceh melalui pelaksanaan Proyek Tanggap Darurat Bencana Sumber Daya Air (TD SDA) Aceh. Hingga awal Juli 2026, Hutama Karya telah mencatatkan progres pekerjaan sebesar 95%. Pelaksanaan pekerjaan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan infrastruktur sumber daya air terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung di sekitarnya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, Hutama Karya telah menyelesaikan pekerjaan normalisasi dan pengalihan alur sungai pada 30 titik dengan total panjang mencapai 16 kilometer. Pekerjaan rehabilitasi ini dilakukan untuk memulihkan fungsi aliran sungai sekaligus mengurangi potensi terjadinya banjir dikemudian hari akibat penumpukan sedimentasi dan perubahan alur sungai.

Selain itu pekerjaan normalisasi sungai, Hutama Karya turut melakukan pekerjaan pengamanan lereng sungai melalui pekerjaan dinding penahan tanah dengan konstruksi bronjong pada 17 titik penanganan yang tersebar di Provinsi Aceh. Hingga saat ini, 12 titik sungai yang terdampak bencana telah berhasil dipulihkan, sementara 5 titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan. Beberapa lokasi tersebut berada di wilayah Natam, Kabupaten Aceh Tenggara; Aibobo, Rikib Ghaib, dan Penomon di Kabupaten Gayo Lues; serta Lawet di Kabupaten Aceh Barat. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan rampung sesuai jadwal pada akhir Juli 2026.

Pekerjaan bronjong dipilih sebagai metode pengamanan lereng sungai karena efektif dalam memperkuat bantaran sungai dan melindungi kawasan di sekitarnya dari risiko erosi, longsor, serta luapan air. Konstruksi ini menggunakan susunan batu yang ditempatkan dalam anyaman kawat baja galvanis sehingga mampu menyesuaikan pergerakan tanah, memiliki waktu pemasangan yang relatif cepat, serta memberikan perlindungan jangka panjang bagi infrastruktur dan permukiman masyarakat di sekitar sungai. Penerapannya pada Proyek TD SDA Aceh difokuskan pada area bantaran sungai yang berdekatan dengan fasilitas umum, lahan pertanian, dan permukiman warga guna menjaga kestabilan lereng serta mengurangi risiko kerusakan akibat peningkatan debit air sungai.

See also  Perkuat Ketahanan Pangan, Hutama Karya Kembali Rehabilitasi 103 Daerah Irigasi di Aceh dan Bali

Melalui pekerjaan tersebut, Hutama Karya turut mendukung perlindungan kawasan permukiman masyarakat, lahan pertanian, serta infrastruktur umum yang berada di sekitar aliran sungai pada sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi dapat terus berjalan dengan aman dan lancar, terutama pada musim hujan maupun saat terjadi peningkatan debit air sungai.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa percepatan penyelesaian Proyek TD SDA Aceh merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur sumber daya air di masa mendatang.

“Hutama Karya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan pascabencana melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan tepat guna. Melalui pekerjaan pengamanan lereng sungai menggunakan konstruksi bronjong, kami berharap masyarakat dapat memperoleh perlindungan yang lebih baik dari risiko banjir dan erosi sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap potensi bencana di masa depan.” ujar Hamdani.

Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya menghadapi berbagai tantangan di lapangan seperti tingginya debit sungai, curah hujan yang tinggi, hingga kondisi lokasi penanganan yang tersebar di berbagai wilayah. Untuk memastikan pekerjaan tetap berjalan sesuai target, perusahaan melakukan berbagai langkah mitigasi mulai dari pembangunan tanggul sementara, dewatering, optimalisasi jam kerja, hingga pengelompokan area pekerjaan berdasarkan zona penanganan.

Hutama Karya juga memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar mutu dan keselamatan melalui pengendalian kualitas pada setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pemeriksaan material kawat bronjong dan batu pengisi, pemeriksaan pondasi, sambungan kawat, hingga pengujian kuat tarik dan lapisan galvanis pada material bronjong yang digunakan.

Ke depan, Hutama Karya akan terus mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan guna meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Penyelesaian Proyek TD SDA Aceh diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat infrastruktur nasional yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali
Lindungi Kawasan Pesisir, Kementerian PU Lanjutkan Pengamanan Pantai Lampu Satu Merauke
Kementerian PU Percepat Penanganan Jalur Alternatif Simpang Lancang–Werlah, Jaga Jalur Logistik dan Mobilitas Masyarakat Bener Meriah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Wednesday, 15 July 2026 - 18:41 WIB

Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang

Berita Terbaru