Menang 2 Kategori di SAS Hackathon, Pemprov DKI Kembali Raih Penghargaan Dalam Ajang Global

Thursday, 23 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemprov DKI Jakarta kembali meraih penghargaan di ajang internasional. Kali ini, melalui kolaborasi Unit Pengelola Statistik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemprov DKI Jakarta dengan Starcore Analytics, dan IPB University, pada kategori public sector dengan nama JAKSTAT Team, Pemprov DKI meraih tiga penghargaan dalam ajang SAS Hackathon 2022. 
 
“Bertepatan dengan ulang tahun DKI Jakarta yang ke-495, yaitu tanggal 22 Juni 2022, JAKSTAT Team menghadiahkan 3 penghargaan dari kompetisi SAS Hackathon 2022 untuk DKI Jakarta. Penghargaan tersebut berupa juara pada kategori Public Sector dan Asia Region, juga menjadi 3 terbaik pada kategori Machine Learning,” kata Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, Kamis (23/6). 
 
JAKSTAT Team mengangkat studi kasus terkait kondisi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di DKI Jakarta pasca pandemi COVID-19. Terdapat 2 pertanyaan yang coba dijawab, pertama, bagaimana penyaluran bantuan untuk UMKM di DKI Jakarta sehingga dapat berkontribusi dalam pergerakan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) secara optimal. Kedua, bagaimana bantuan UMKM dapat disalurkan berdasarkan prioritasnya. 
 
Untuk menjawab pertanyaan pertama, JAKSTAT Team melakukan simulasi pengalokasian budget secara cerdas lewat analisis input-output untuk mengetahui bagaimana dampak satu sektor usaha ke usaha lainnya. Simulasi ini membuat pemerintah dapat dengan tepat menentukan sektor mana yang memiliki multiplier effect paling tinggi untuk sektor-sektor lainnya.  
 
Selanjutnya, pertanyaan kedua dijawab melalui perumusan distribusi anggaran lewat analisis kerentanan, serta indikator-indikator ekonomi lainnya. Dengan analisis ini, pemerintah dapat menentukan daerah mana saja yang perlu diprioritaskan dan berapa jumlah sasaran distribusinya. 
 
“Solusi ini diharapkan dapat membantu kita untuk memonitor, mengevaluasi, dan terus menerus memperbaharui keputusan dan kebijakan untuk membuat Jakarta yang lebih baik, sekaligus berkontribusi untuk negara,” kata Atika dalam video yang diunggah untuk kompetisi SAS Hackathon 2022. 
 
JAKSTAT Team memenangkan kategori Public Sector setelah bersaing dengan 6 tim finalis lainnya, yaitu Baywatch dari Perancis, Disaster Response dari Kanada, Disaster Vision dari Kanada, EcoMOTIONS dari Italia, Heavy Rain dari Jerman, dan The Bissel Centre dari Kanada. 

Head of SAS Alliance Channel ASIA & EME, Shyam Baddepudi, yang juga menjadi juri pada kategori Asia Region, menyatakan bahwa solusi yang ditawarkan oleh JAKSTAT sangat relevan mengingat banyak kasus penyelewengan bantuan pemerintah hingga jutaan dollar untuk penanganan pandemi COVID-19. Pada kategori ini JAKSTAT menjadi juara setelah bersaing dengan Data Hack Freaks dari EY India dan Medcheck Diabetes dari Virtual Care Real World Data. 
 
SAS Hackathon merupakan ajang kompetisi tahunan yang diadakan oleh SAS Institute, yakni perusahaan perangkat lunak statistik multinasional yang berbasis di Amerika Serikat. Kompetisi ini bertujuan untuk menggandeng peserta dari berbagai industri, wilayah, keahlian, dan latar belakang untuk bersama-sama menciptakan ide besar dengan memanfaatkan SAS Analytics. Setiap tahunnya peserta dari penjuru dunia berkumpul di SAS Hackathon untuk saling berkompetisi, mengisi, dan menyampaikan gagasan besar mereka terkait solusi atas permasalahan yang ada disekitarnya.  
 
Pada tahun 2022 ini SAS Hackathon diikuti oleh 1300 peserta dari 75 negara. Ada 9 kategori pada kompetisi tahun ini, yaitu banking, energy, health and life science, insurance, IoT (internet of things), public sector, retail, telecom and media, dan agtech and manufacturing.

See also  Dukung Net Zero Emission, Heru Budi Gencarkan Aksi Tanam Ribuan Pohon di Kolong Tol

Berita Terkait

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat
Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis
Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif
Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global
Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 14:14 WIB

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

Monday, 24 August 2026 - 10:58 WIB

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat

Sunday, 23 August 2026 - 23:12 WIB

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis

Thursday, 20 August 2026 - 19:13 WIB

Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif

Saturday, 15 August 2026 - 21:12 WIB

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Berita Terbaru

(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba saat konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8). Mengusung tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress”, BATIC 2026 menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri, regulator, penyedia teknologi, hyperscaler, investor, dan pemangku kepentingan digital untuk mendorong kolaborasi serta pertumbuhan ekosistem digital kawasan.

Ekonomi - Bisnis

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

Wednesday, 26 Aug 2026 - 14:14 WIB