PLN Uji Coba Tambah Porsi EBT Biomassa Sampai 20 Persen di PLTU Pulang Pisau

Wednesday, 10 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) kembali melakukan uji coba meningkatkan persentase biomassa pada program _co-firing_ di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Setelah sebelumnya sukses dengan porsi 5 persen biomassa, PLN kembali melakukan uji coba peningkatan komposisi biomassa hingga 20 persen di PLTU Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada akhir Juli lalu. 

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Kalimantan, Daniel Eliawardhana mengatakan, keberhasilan program _co-firing_ dalam menekan emisi karbon menjadi latar belakang untuk meningkatkan porsi EBT sebagai pengganti batu bara. 

“PLTU Pulang Pisau dengan kapasitas 90 megawatt (MW) telah berhasil mengonversi sebagian batubara dengan biomassa sejak Oktober 2021. Saat ini, kami tengah melakukan uji coba untuk menggunakan lebih banyak biomassa dan mengurangi porsi batu bara,” ungkap Daniel. 

Sejak pertama kali dijalankan, program _co-firing_ biomassa di PLTU Pulang Pisau telah membakar lebih dari 2.000 metrik ton (MT) _wood chip_ serta menghasilkan 2.437 mega watt hour (MWh) energi listrik. Selain itu, lebih dari 3.000 ton karbon dioksida berhasil direduksi dalam program _co-firing_ ini. 

“Dengan melaksanakan program _co-firing_, kami dapat meningkatkan efisiensi pengoperasian PLTU sekaligus menekan emisi karbon yang dihasilkan. Secara kualitas bahan bakar, kalori yang dimiliki _wood chip_ cukup tinggi hampir mencapai 4.000 kcal/kg,” jelasnya. 

Dari uji coba yang dilaksanakan, PLN mendapatkan hasil proses pembakaran 20 persen biomassa dapat berjalan dengan sempurna serta tidak ada perbedaan karakteristik yang signifikan antara biomassa dengan batu bara pada umumnya. 

“Keberhasilan uji coba _co-firing_ di PLTU Pulang Pisau terlihat dari parameter teknis yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan 100 persen batu bara dengan pencampuran biomassa,” tutur Daniel. 

See also  Bendungan Meninting, Karya Hutama Karya Jamin Pasokan Air dan Pangan NTB

Daniel menambahkan, program _co-firing_ di PLTU Pulang Pisau telah menciptakan ekonomi kerakyatan karena memanfaatkan limbah perkebunan berupa _wood chip_ atau potongan kayu berukuran kecil yang berasal dari masyarakat di sekitar PLTU. 

“Bahan baku biomassa yang digunakan berasal dari sumber daya lokal yang berasal dari perkebunan Kalimantan Tengah, hal ini diharapkan memberikan _multiplier effect_ bagi perekonomian masyarakat,” imbuh dia. 

Bahan baku _wood chip_ untuk bahan bakar PLTU Pulang Pisau salah satunya berasal dari masyarakat Desa Buntoi, Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. 

“Dengan adanya kebutuhan limbah kayu di PLTU Pulang Pisau menciptakan lapangan kerja di sektor pengolahan biomassa bagi warga masyarakat di Desa kami,” ujar Markirius, Kepala Desa Buntoi.

Berita Terkait

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia
Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi
BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang
Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah
​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham
Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026
Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 18:33 WIB

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Tuesday, 27 October 2026 - 08:27 WIB

Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Monday, 26 October 2026 - 22:09 WIB

Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi

Saturday, 24 October 2026 - 18:29 WIB

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Friday, 23 October 2026 - 18:20 WIB

Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Friday, 30 Oct 2026 - 18:33 WIB

Megapolitan

Bank Jakarta Perluas Akses Modal, UMKM Tak Ketergantungan Pinjol

Friday, 30 Oct 2026 - 17:55 WIB