Jadikan Wisata Edukasi Lingkungan, Kementerian PUPR Ajak Komunitas Peduli Sungai Jaga Kebersihan Bendung Tirtonadi Solo

Sunday, 11 December 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Untuk mendukung pengendalian banjir di Kota Surakarta atau lebih dikenal dengan Kota Solo, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2018 telah menyelesaikan pembangunan sejumlah infrastruktur seperti rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi dan penanganan Kali Pepe Hulu serta Kali Pepe Hilir.

Selanjutnya pada tahun 2021, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air juga telah menyelesaikan lanjutan pekerjaan di Bendung Tirtonadi berupa pembangunan Dinding Penahan Tanah, perkuatan lereng (revetment), dan penataan kawasan tepi sungai (landscape) dengan anggaran Rp29,2 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penataan kawasan Bendung Karet Tirtonadi merupakan bagian dari upaya untuk mengedukasi publik akan pentingnya air dan pengelolaan sumber-sumber air yang berkelanjutan. “Pengelolaan air adalah urusan kita bersama termasuk masyarakat sebagai pemakai air. Oleh karena itu kita wajib melestarikan keberadaan sumber air, seperti tidak membuang sampah ke sungai,” pesan Menteri Basuki.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Maryadi Utama mengatakan,
penataan kawasan hilir Tirtonadi merupakan bentuk pemanfaatan bantaran sungai sebagai ruang publik bagi masyarakat kota Surakarta dengan tidak mengurangi fungsi dari sungai itu sendiri.

“Penataan kawasan Bendung Tirtonadi ini mengadopsi konsep
Arsitektur Mangkunegaran yang terlihat pada bentuk-bentuk ornamen
dan penggunaan warna kuning pada Pagar Pengaman, Tiang
Lampu, Kursi Taman, Gazebo, Rumah Panel, serta bangunan
yang menjadi ikon baru di Surakarta yaitu Frame Tirtonadi sebagai
tempat foto dengan latar Bendung Tirtonadi, Gunung
Merapi dan Merbabu,” kata Maryadi.

Untuk memberikan nuansa rindang dan kenyamanan pengunjung di sepanjang koridor Bendung Tirtonadi telah dilengkapi dengan tanaman-tanaman yang
menjadi penghias kawasan ini terutama pohon-pohon yang
mempunyai kaitan erat dengan Kota Solo seperti pohon Sala dan
pohon Soekarno.

See also  Mendes Minta Dosen dan Kampus Bantu Perencanaan Pembangunan Desa

Kehadiran Bendung Karet Tirtonadi diharapkan tidak hanya menjadi pengendali banjir dan tampungan air baku, tapi juga sebagai objek wisata edukasi lingkungan karena dilengkapi dengan taman yang menjadi ruang terbuka publik. Sebagai bentuk upaya mengedukasi publik akan pentingnya air, PPK Sungai dan Pantai BBWS Solo Isnaeni menyatakan, akan digelar Festival Bendung Tirtonadi pada 17-18 Desember 2022 hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kota dan Komunitas Peduli Sungai (KPS).

Ketua KPS Bendung Tirtonadi Agus Haryanto mengatakan, terbentuknya KPS Bendung Tirtonadi berawal dari bentuk kepedulian warga akan kebersihan sungai dan kemudian difasilitasi oleh BBWS Bengawan Solo. “Untuk kerja sama awal dengan BBWS Bengawan Solo yakni pembuatan rumah hidroponik sebagai bentuk usaha komunitas sekaligus wisata edukasi bagi pengunjung yang datang,” kata Agus.

Neni Nadiana, salah satu warga Solobmengatakan, saat ini kondisi kawasan tepian sungai tersebut sudah jauh lebih bagus dari sebelumnya. “Dulu di sini banyak rumah di tepi sungai sehingga kondisinya agak kumuh. Sekarang kalau pagi dan sore jadi tempat wisata sama keluarga, foto-foto, jalan-jalan pakai sepeda. Apalagi dekat terminal sehingga jadi ikon bagi orang yang baru datang dari luar Solo,” ujarnya.

Afifah, mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta yang sedang berkunjung ke Bendung Tirtonadi mengaku sangat nyaman berkunjung ke lokasi tersebut. “Harapannya kebersihannya tetap dijaga dan ditambah fasilitasnya kalau bisa ada tempat bermain anak yang sederhana,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa
Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut
Hakteknas 2026: Hutama Karya Jadi Wajah Kebangkitan Teknologi Konstruksi Indonesia
Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi
60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram yang Dibangun Kementerian PU
Wapres Tinjau Jembatan Lumut, Konektivitas Aceh Diperkuat
Borong 3 Penghargaan Gold Bintang 4, Hutama Karya Buktikan Komitmen pada TJSL & CSR Award BUMN Track 2026

Berita Terkait

Monday, 10 August 2026 - 19:04 WIB

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Monday, 10 August 2026 - 18:59 WIB

Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut

Monday, 10 August 2026 - 18:39 WIB

Hakteknas 2026: Hutama Karya Jadi Wajah Kebangkitan Teknologi Konstruksi Indonesia

Monday, 10 August 2026 - 09:34 WIB

Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi

Sunday, 9 August 2026 - 20:00 WIB

60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram yang Dibangun Kementerian PU

Berita Terbaru

foto ist

News

HUT Ke-81 RI, Naik MRT-LRT-Transjakarta Cuma Rp1

Tuesday, 11 Aug 2026 - 10:00 WIB