Gandeng OJK, Kemensos Tingkatkan Literasi Keuangan dan Investasi bagi KPM PENA

Monday, 14 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendongkrak literasi keuangan dan investasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA). Pemahaman pengelolaan keuangan dan investasi penting bagi KPM PENA agar mereka mampu bisnis yang mereka rintis terus berkembang.

“Mereka terdiri dari ibu rumah tangga yang sebagian besar belum pernah membayangkan menerima uang lebih banyak. Karena itu kita ajarkan bagaimana mereka mengelola uang supaya bisa dikelola untuk kebutuhan produktif, seperti untuk biaya menyekolahkan anak-anaknya,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat Peresmian Klinik Usaha PENA dan Peluncuran Tata Rupa Nusantara di Malang, Sabtu, (12/8).

Literasi keuangan oleh OJK diharapkan memberikan KPM PENA pengetahuan dan skill dalam pengelolaan, khususnya mampu  mengatur dan memisahkan keuangan dari penghasilan atas usaha yang dikerjakan. “Jadi kalau diajari literasi keuangan itu diajari (pengelolaan) misalkan ini amplop pendidikan, ini amplop kesehatan, ini amplop modal kembali (atau) untuk tambahan modal,” tuturnya.

Risma mengungkapkan, tak jarang dirinya  bertemu dengan masyarakat yang sebetulnya sudah sejahtera dengan memiliki usaha, namun karena tidak mampu mengelola keuangan harus mengalami kondisi sulit, bahkan harus berharap dari bantuan sosial. Menurut Mensos, hal ini terjadi salah satu sebabnya karena rendahnya literasi keuangan.

“Dulu mereka bahkan rumahnya itu bagus-bagus saya temukan di beberapa tempat. Tapi kemudian mereka minta bansos. Nah saya enggak mau begitu,” kata Risma. Maka itu, ia berharap, di saat pendapatan mereka meningkat, harus ada manajemen pengelolaan keuangan untuk masa tuanya dan pendidikan anak.

Penguatan literasi keuangan dan pengelolaan investasi akan berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan bagi KPM PENA. Pada tahap awal, Kemensos menggelar program PENA TV dan bekerja sama dengan OJK dalam pengelolaan keuangan.

See also  Kemendagri Minta Pemda Aktifkan Jubir untuk Kejelasan Informasi Terkait Isu Virus Korona

“Nanti ke depan (akan diberikan pelatihan tentang) bagaimana berinvestasi, bagaimana misalkan dia butuh modal diajarkan supaya mereka tidak tertipu,” kata Risma.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pemahaman soal pengelolaan keuangan dan investasi penting dilakukan bagi KPM PENA sehingga mampu mengelola keuangan dengan baik demi kehidupan di masa depan.

Dalam kesempatan sama, anggota Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menuturkan, pihaknya menyambut baik upaya Kemensos dalam memberikan literasi pengelolaan keuangan dan investasi. OJK memang sudah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Kemensos RI.

“PENA merupakan program yang sangat luar biasa. Bagus sekali. OJK bekerja sama dengan Kemensos dengan memberikan literasi kepada para KPM PENA tentang keuangan,” ucapnya.  Ia mengatakan, saat ini literasi keuangan para KPM PENA memang masih rendah meski meningkat.

Oleh karena itu mereka yang sudah mampu memiliki penghasilan seperti PM PENA sudah seharusnya bisa mengatur keuangan dengan baik. Di sisi lain, pihaknya juga akan membantu PM PENA melakukan inklusi keuangan, seperti memberikan bantuan dalam hal pendanaan dari perbankan.

“Kita (akan) melakukan bisnis matching untuk kemudian membantu mereka bisa naik kelas untuk meningkatkan kapasitas produksi, tadi Bu Risma beberapa kali menyampaikan mereka ini (PM PENA) sering dapat order udah enggak bisa terima lagi berarti ada program juga di kapasitas produksi yang bisa kita bantu juga,” katanya.

“Lalu kita titipkan pesan-pesan kepada ibu-ibu tadi (PENA) kalau ekonomi mereka sudah naik gitu ya hati-hati  juga skema penipuan yang pasti mengincar mereka, baik itu skema investasi ilegal, gadai ilegal dan lainnya jadi banyak sekali hal yang bisa kita lakukan bersinergi dengan Kemensos,” tuturnya.

Berita Terkait

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Saturday, 19 September 2026 - 21:59 WIB

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Friday, 18 September 2026 - 10:47 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 Sep 2026 - 17:26 WIB

Olahraga

Indonesia Gagal ke Semifinal Seusai Dibungkam Thailand 0-3

Sunday, 20 Sep 2026 - 12:38 WIB