Indonesia Serukan 3 Isu Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan di AALCO ke-61

Thursday, 19 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Setelah dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin didampingi oleh Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya pada 16 Oktober 2023, sesi tahunan AALCO (Asian-African Legal Consultative Organization) ke-61 di Nusa Dua, Bali berlanjut dengan pertemuan yang mengangkat isu-isu hukum internasional.

AALCO memperjuangkan legal rejim dari berbagai isu. Salah satu legal rejim yang dibangun dalam AALCO ke-61 adalah langkah-langkah ‘Environment and Sustainable Development’.

Saat ini, dunia sedang menghadapi triple krisis planet yaitu perubahan iklim, polusi & pencemaran, serta percepatan kehilangan biodiversitas. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam agenda item ‘Environment and Sustainable Development’ menjelaskan upaya dalam menjaga Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia.

Isu strategis yang diangkat pemerintah indonesia yaitu kerjasama perubahan iklim Asia Afrika, penanganan polusi plastik, dan perdagangan ilegal satwa liar. Indonesia mengundang pandangan negara-negara atas isu tersebut.

Disadari bahwa negara-negara Asia Afrika memiliki situasi geografis, geoekonomi, geopolitik serta sumberdaya alam berbeda-beda, sehingga kebijakan nasional setiap negara akan berbeda-beda. Bahwa setiap negara akan memberikan proteksi terhadap kepentingannya, termasuk untuk lingkungan yang direfleksikan dalam setiap posisi negosiasinya. Sebagai negosiator, perlu mempelajari dan memahami kondisi masing-masing negara, sehingga menemukan posisi bersama yang tentunya berbeda-beda antara negara dengan spirit kesetaraan dan solidaritas Asia Afrika.

Hadir delegasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan antara lain Kepala Badan Standardisasi Instrumen LHK, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Staf Ahli Menteri Industri dan Perdagangan Internasional serta Direktur Pengurangan Sampah KLHK.

Dalam statement yang dibacakan oleh Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK bahwa Indonesia mendukung penuh agenda global untuk mengakhiri polusi plastik termasuk di laut. Indonesia sedang mengimplementasikan kebijakan memerangi sampah plastik dan polusi. Indonesia telah memberlakukan Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Sampah Laut dengan target menguranginya sebesar 70% pada tahun 2024.

See also  Mentan SYL Dukung Pengembangan dan Ekspor Buah Indonesia

Indonesia juga menyoroti beberapa masalah penting yang harus ditangani dalam negosiasi seperti definisi polusi plastik, ruang lingkup siklus hidup penuh plastik, plastik primer, plastik kompleks, baik kimia maupun polimer, dan langkah-langkah implementasi. Selain itu, Indonesia juga memprioritaskan waste management dengan memperkuat kapasitas dan kapabilitas kita dengan beralih dari pendekatan linier ke pendekatan sirkular (3R-EPR-circular economy) melalui prinsip pengurangan melalui daur ulang atau pemulihan sumber dan sumber daya.

Lebih lanjut dalam isu Climate Change, Indonesia berkomitmen untuk mendukung penuh Uni Emirat Arab menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim (COP28). Sejalan dengan pembahasan dalam COP Climate Change sebelumnya dan COP-28 Climate Change mendatang, Indonesia meminta Sekretariat AALCO untuk mempelajari lebih lanjut tentang prinsip Common But Differentiated Responsibility and Respective Capabilities (CBDR-RC) dengan mempertimbangkan keadaan nasional negara-negara Anggota AALCO dan solidaritas Asia-Afrika untuk memenuhi tujuan UNFCCC dalam mengatasi perubahan iklim untuk memperkuat implementasi Perjanjian Paris secara penuh dan efektif.

Selain isu tentang perubahan iklim dan penanganan polusi plastik, negara-negara Asia Afrika menghadapi perdagangan ilegal satwa liar. Banyak satwaliar yang dikategorikan spesies terancam punah, sehingga praktek-praktek ilegal antara lain mengambil, memperdagangkan, mengimpor, mengekspor, mengolah, memiliki, memperoleh, dan mengonsumsi tumbuhan dan satwa liar yang bersumber secara ilegal menjadi concern kuat Indonesia.

Melalui AALCO ke-61 Indonesia mengundang pandangan negara-negara Asia-Afrika tentang isu-isu kejahatan satwa liar transnasional dan mendorong Sekretariat AALCO untuk memfasilitasi diskusi transnasional wildlife crime pada agenda intersessional meeting selanjutnya dan pertemuan tahunan AALCO ke-62.

Diakhir statement pemerintah Indonesia mengharapkan negara-negara yang tergabung dalam AALCO dapat menghadirkan solusi terobosan atas isu-isu global terkini serta menyuarakan keprihatinan dan prioritas bersama Asia-Afrika untuk lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat
Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara
Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor
Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium
Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:47 WIB

Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat

Wednesday, 28 October 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Tuesday, 27 October 2026 - 21:40 WIB

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara

Tuesday, 27 October 2026 - 21:29 WIB

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

Tuesday, 27 October 2026 - 09:01 WIB

Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP

Berita Terbaru

Energy

Pertamina Patra Niaga Sulap Minyak Jelantah Jadi Bioavtur

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:30 WIB