Pameran SIAL Interfood, Potensi Industri Makanan Minuman Indonesia Di Akui Dunia

Thursday, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Perdagangan menyambut baik peran Jakarta sebagai kota tuan rumah penyelenggaraan pameran makanan dan minuman internasional SIAL Interfood ke-24 tahun ini. Hal ini membuktikan adanya pengakuan terhadap potensi industri makanan dan minuman Indonesia di kancah global.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi dalam sambutannya pada pembukaan pameran SIAL Interfood ke-24 hari ini, Rabu (8/11) di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta. Pameran SIAL Interfood di Jakarta akan berlangsung pada 8—11 November 2023.

“Pemilihan Indonesia sebagai salah satu negara penyelenggara SIAL Interfood merupakan bentuk pengakuan bahwa Tanah Air kita memiliki potensi industri produk makanan dan minuman yang diperhitungkan di kancah global. Selain Jakarta, SIAL Network juga menggelar pameran serupa di beberapa kota bisnis di dunia,” kata Didi.

Pada penyelenggaraan SIAL Interfood ke-24 kali ini, Kemendag membangun paviliun di Hall B2 nomor G-005 untuk menampilkan produk-produk makanan dan minuman olahan dari sepuluh usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor yang telah melalui proses kurasi.

Produk yang dipamerkan pada Paviliun Kemendag diharap dapat menarik minat para calon pembeli untuk selanjutnya menjalin kontrak bisnis dan mendorong peningkatan ekspor nonmigas Indonesia.

Selain itu, Kemendag juga menghadirkan stand Informasi Ekspor. Para pengunjung dan peserta pameran dapat memperoleh informasi terkait teknis ekspor, berbagai pameran, penggunaan platform ekspor InaExport, serta berbagai fasilitasi pengembangan ekspor seperti pemenuhan sertifikasi, pengembangan produk, dan pengembangan desain.

Produk-produk Indonesia masih diminati dan dibutuhkan konsumen global, dan salah satunya adalah produk makanan serta minuman olahan. Saat ini produk makanan dan minuman olahan menjadi salah satu produk ekspor unggulan Indonesia yang tumbuh 7,57 persen dalam lima tahun terakhir (2018—2022).

See also  Musisi, Brand Lokal dan Hampir 20 Ribu peserta Siap Ramaikan Pertamina Eco RunFest 2023

Total nilai ekspor makanan dan minuman olahan Indonesia pada 2018 adalah USD 4,00 miliar dan menjadi USD 5,26 miliar pada 2022. Produk yang paling banyak meraih pangsa pasar dunia yaitu hasil laut seperti udang, tuna, kepiting; bahan makanan siap masak; wafel dan wafer; pasta; biskuit; ekstrak kopi; dan bumbu saus.

Potensi produk unggulan tersebut pun perlu didukung oleh pencarian pasar yang potensial. Untuk itu, Indonesia saat ini giat mengembangkan pasar baru ke negara-negara nontradisional. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat di negara-negara nontradisional yang juga berdampak pada peningkatan daya beli, sehingga pasar tersebut mempunyai peluang yang sangat menjanjikan sebagai negara tujuan ekspor produk-produk Indonesia.

“Pada praktiknya, pertumbuhan ekonomi berimbas pada daya beli konsumen. Oleh karena itu, Kemendag mendorong para eksportir agar dapat memanfaatkan peluang ekspor di pasar-pasar nontradisional tersebut,” ungkap Didi.

Faktor-faktor pendorong perekonomian nasional adalah peningkatan mobilitas dan daya beli masyarakat, stabilitas pertumbuhan aktivitas produksi, dan kebijakan pemerintah yang mendukung dunia usaha. Faktor-faktor tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar semakin mendorong kinerja ekspor Indonesia.

“Untuk itu, Kemendag terus menjalankan sejumlah agenda kerja sebagai upaya mengeksplorasi peluang pasar ekspor. Salah satu hal yang dilakukan antara lain meningkatkan kerja sama bilateral demi menurunkan tarif bea masuk bagi produk-produk Indonesia ke negara tujuan ekspor,” kata Didi sebagai penutup.

Berita Terkait

Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari
Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan
Semai Potensi Wirausaha Muda, Bank Mandiri Gelar Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta
DTIIF 2026: Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography
Perkuat Pengendalian Proyek Jalan Trans Papua melalui Management Walkthrough
Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Keumala–Geumpang, Akses Jalan Kembali Dapat Dilalui
Kementrans dan DPR RI Bersinergi Sejahterakan Warga Transmigrasi Anawua
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2026

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 13:42 WIB

Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari

Thursday, 29 October 2026 - 12:51 WIB

Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan

Wednesday, 28 October 2026 - 13:17 WIB

DTIIF 2026: Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography

Wednesday, 28 October 2026 - 13:03 WIB

Perkuat Pengendalian Proyek Jalan Trans Papua melalui Management Walkthrough

Tuesday, 27 October 2026 - 12:36 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Keumala–Geumpang, Akses Jalan Kembali Dapat Dilalui

Berita Terbaru

Berita Terbaru

BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari

Thursday, 29 Oct 2026 - 16:37 WIB