Tingkatkan Konektivitas Jalur Pantura dan Lintas Tengah Jawa, Kementerian PUPR Selesaikan 3 Jembatan di Jateng

Tuesday, 8 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan 3 jembatan untuk mendukung konektivitas dan aksesibilitas di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Ketiga jembatan tersebut adalah Jembatan Sunandar di Kabupaten Kudus dan dua di Kabupaten Temanggung, yakni Jembatan Progo Kranggan dan Galeh.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa dan manusia lebih efisien.

“Pembangunan infrastruktur seperti jembatan, jalan layang, dan terowongan akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, di samping itu juga memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Jembatan Sunandar dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Ditjen Bina Marga pada tahun 2017. Jembatan yang berada di perbatasan antara Kabupaten Kudus dan Kabupaten Demak ini membentang di atas Sungai Wulan Kudus sepanjang 996 meter dengan lebar 11 meter, sedangkan panjang total dari mulai perkerasan jalan pendekat (oprit) jembatan hingga stasiun nol mencapai 600 meter. Biaya pengerjaan jembatan dari APBN sebesar Rp 115,5 miliar.

Konstruksi Jembatan Sunandar memiliki beberapa kelebihan diantaranya tidak menggunakan pilar di tengah dan lantai jembatan lebih tinggi, sehingga masih aman apabila permukaan air Sungai Wulan meluap. Jembatan telah diuji coba untuk mendukung arus mudik Lebaran tahun 2019 lalu. Kehadiran duplikasi Jembatan Sunandar sangat penting tidak hanya untuk lalu lintas harian warga namun juga sebagai jalur logistik di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Kudus.

Dukungan infrastruktur konektivitas lain yang telah selesai adalah Jembatan Progo Kranggan sepanjang 60 meter yang berada di perbatasan Kecamatan Temanggung-Kranggan di Kabupaten Temanggung. Jembatan ini dibangun untuk memperbaiki jembatan lama yang runtuh pada tahun 2018. Masa pelaksanaan pembangunan jembatan dari tahun 2018-2019.

See also  Melalui Indonesia Green Forestry and Environment Expo 2023, KLHK Sebar Optimisme Capai Target FOLU Net Sink 2030

Saat ini konstruksi Jembatan Progo Kranggan terdiri dari dua jembatan yang dapat dilalui kendaraan dari dua arah, sehingga akan memperlancar arus barang dan manusia di Lintas Tengah Pulau Jawa, baik dari Jakarta atau Jawa Barat menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur atau sebaliknya. Letak Temanggung yang berada di tengah-tengah Provinsi Jawa Tengah menjadi penghubung antar wilayah.

Jembatan lain di Temanggung adalah Jembatan Galeh di Kecamatan Parakan sepanjang 40,6 meter. Pembangunan jembatan dilakukan BBPJN VII dengan mereaktifasi jembatan lama yang usianya sudah dibangun sejak zaman Belanda. Duplikasi jembatan dibangun di sebelah jembatan lama dengan masing-masing memiliki 2 lajur. Untuk jembatan baru digunakan arus lalu lintas dari arah Temanggung menuju Parakan dan jembatan lama untuk arus dari arah sebaliknya.

Berita Terkait

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat
Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT
Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa
Mulai Hari ini, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
Kementerian PU Terus Salurkan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Kementerian PU Kembali Salurkan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Ende dan Pasien di RSUD Aeramo
Pemerintah Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong
Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 18:48 WIB

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat

Friday, 21 August 2026 - 18:45 WIB

Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT

Friday, 21 August 2026 - 18:39 WIB

Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa

Friday, 21 August 2026 - 18:13 WIB

Mulai Hari ini, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

Friday, 21 August 2026 - 10:36 WIB

Kementerian PU Terus Salurkan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru