Nih Pesan Menteri LHK pada Pembukaan Kejuaraan Karate Pra Kualifikasi PON 2019

Wednesday, 6 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 5 November 2019. Menteri LHK, Siti Nurbaya membuka Kejurnas Karate Pra Kualifikasi PON 2019 yang merupakan ajang kualifikasi nasional karate untuk meraih tiket menuju PON 2020. Dalam sambutannya Menteri Siti meminta para karateka yang berlaga pada kejurnas ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik sebagai karateka sejati dan terus berjuang untuk meraih prestasi.

Sebagai generasi muda, para karateka yang berlaga pada kejurnas ini dikatakan Menteri Siti merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus dibina dengan benar, supaya menjadi sumber daya manusia yang berkarakter dan mampu bersaing tidak hanya di kancah nasional saja, melainkan mampu bersaing hingga taraf internasional.

“Karate, merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang mengedepankan pembentukan insan olahraga melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi, tidak hanya di tingkat nasional tapi hingga kompetisi tingkat internasional,” ujar Menteri Siti di depan para karateka yang berkumpul di Hall Basket Senayan, Jakarta, 5 November 2019.

Menteri Siti selaku Dewan Penasehat PB FORKI melihat jika terbentuknya karateka-karateka terbaik Indonesia tidak hanya didukung oleh usaha keras berlatih, namun dukungan dari penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan dan adil/fair juga merupakan kunci keberhasilan membangun olah raga karate Indonesia yang berprestasi. 

Oleh karenanya untuk kejurnas kali ini yang berlangsung sejak tanggal 4 hingga 6 November 2019, telah didahului dengan penataran dan ujian bagi wasit/juri FORKI sejak tanggal 31 Oktober hingga 3 November yang lalu. Ujian ini bertujuan agar terjadi peningkatan kompetensi dan ukuran kemampuan sumber daya manusia wasit/juri FORKI dalam memimpin pertandingan secara jujur, adil dan mengedepankan fair play, sehingga menghasilkan tontonan kompetisi yang ketat, berbobot, profesional, dan membanggakan.

“Satu hal yang juga akan saya tekankan, agar peran wasit/juri mengedepankan netralitas, tidak berpihak kesana-sini, tidak berpihak pada perguruan atau Pengprov FORKI, ataupun tidak berpihak pada kepentingan tertentu, yang bisa berpotensi merugikan atlet,” tegas Menteri Siti.

Kepada pada para karateka, Menteri Siti berpesan tunjukanlah penampilan yang terbaik dalam membela panji-panji masing-masing provinsi. jangan kenal menyerah, jalani pertandingan dengan menunjukkan diri sebagai karateka sejati. Karateka dengan sumpah karate sebagai jati diri atlet, karateka dengan SDM yang handal, tangkas, dan berjiwa besar.

PB FORKI yang di ketuai oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. merupakan organisasi tertinggi di cabang olahraga bela diri karate. PB FORKI dikatakan Menteri Siti akan terus berpartisipasi mengirimkan karateka-karateka terbaik Indonesia untuk berlaga di kejuaraan regional maupun internasional, antara lain SEAKF, AKF, WKF, maupun Olimpiade Tokyo 2020.

PB FORKI juga mengharapkan dukunganKementerian Pemuda dan Olah Raga serta semua pihak yang terkait, untuk terus mendukung olahraga beladiri karate sebagai salah satu cabang olahraga prioritas dalam sejumlah event kejuaraan karate maupun multi event kejuaraan.
 
“Semua itu, untuk masa depan karate indonesia yang lebih baik, harus menjadi prioritas bagi kita semua. bukan hanya bagi saya, tapi oleh dan untuk karate indonesia. karena perubahan, kebersamaan, dan prestasi adalah kunci dari keberhasilan kita semua,” pungkas Menteri Siti.

See also  Gandeng KemenkopUKM, Pertamina Ajak Koperasi menjadi Mitra Pertashop

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
Voli Putri Indonesia Bungkam Iran 3-1 di AVC Cup-Women 2026
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
PBVSI Terapkan Aturan Pembatasan Gaji untuk Pemain di Proliga 2027 Mendatang

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Saturday, 6 June 2026 - 20:44 WIB

Voli Putri Indonesia Bungkam Iran 3-1 di AVC Cup-Women 2026

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Wednesday, 3 June 2026 - 23:57 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Berita Terbaru

Olahraga

Voli Putri Indonesia Bungkam Iran 3-1 di AVC Cup-Women 2026

Saturday, 6 Jun 2026 - 20:44 WIB

Berita Utama

Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera

Saturday, 6 Jun 2026 - 20:24 WIB