Kemenperin Fokuskan Pemberian KUR Kepada IKM Penghasil Substitusi Impor

Wednesday, 13 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Perindustrian akan terus memfasilitasi lebih banyak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diberikan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Langkah strategis ini diyakini mampu mendongkrak produktivitas dan daya saing IKM di dalam negeri.

“KUR ini memang dibutuhkan dan telah dirasakan manfaatnya. Untuk itu, kami akan memfokuskan atau prioritaskan ke depannya kepada kegiatan-kegiatan IKM yang bisa mendorong substitusi impor dan berorientasi ekspor,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita seusai menghadiri Rapat Koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tentang agenda usulan KUR tahun 2020 di Jakarta, Selasa (12/11).

Menurut Menperin, pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait bakal aktif memberikan akses kemudahan pembiayaan bagi pelaku IKM nasional. Apalagi, selama ini Kemenperin telah mendorong penyaluran KUR kepada sektor yang produktif, termasuk IKM.

“Kami juga mengharapkan agar pelaku IKM kita dapat berperan masuk dalam rantai pasok manufaktur, mulai tingkat nasional hingga global. Hal ini tentunya bisa memacu kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional dan memperbaiki neraca perdagangan kita saat ini,” papar Agus.

Kemenperin mencatat, IKM merupakan sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia, yang selama ini berperan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Jumlah IKM hingga kini telah melampaui 4,4 juta unit dan menyerap tenaga kerja lebih dari 10,1 juta orang.

Adapun berbagai upaya yang telah dijalankan oleh pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan terhadap IKM, antara lain melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan Pemodalan Nasional Madani (PNM).

“Kami juga melakukan edukasi teknologi pembayaran, seiring dengan semakin banyaknya platform pembiayaan non-tunai atau digitalisasi pembayaran,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, pihaknya  berharap perkembangan e-Commerce akan menjadi gerbang bagi pelaku IKM dalam negeri untuk melakukan transformasi dengan menggunakan alat promosi digital, sistem informasi digital, pembayaran digital, serta manajemen relasi dengan pelanggan secara digital pula.

See also  Efisiensi Anggaran, Mentrans Iftitah Tetap Optimis Kembangkan Kawasan Transmigrasi

“Dalam era digital seperti sekarang, transisi proses jual beli konvensional menjadi jual beli online semakin berkembang. Tidak hanya untuk produk berupa barang, bahkan jasa. Karena itu kami melihat industri e-commerce menjanjikan potensi pasar yang sangat besar,” jelasnya.

Gati menambahkan, untuk membantu para pelaku IKM dalam menangkap peluang sekaligus menghadapi tantangan saat munculnya banyak e-Commerce, sejak 2017, Kemenperin telah meluncurkan program e-Smart IKM yang melibatkan marketplace digital di Tanah Air sebagai salah satu infrastruktur pendukung.

“Kami telah melaksanakan workshop e-Smart IKM yang diikuti sebanyak 10.038 peserta, dan hingga saat ini total transaksi penjualan yang dihasilkan mencapai Rp3,27 Miliar,” ungkapnya.(PRY)

Berita Terkait

Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka
Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 17:22 WIB

Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka

Tuesday, 20 October 2026 - 13:18 WIB

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

Tuesday, 20 October 2026 - 13:15 WIB

Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Berita Terbaru

News

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Wednesday, 21 Oct 2026 - 09:09 WIB