Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Sebanyak 1.476 Patriot Muda Indonesia siap diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi, terutama di wilayah Indonesia Timur, untuk mendampingi masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan membantu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di berbagai daerah.

Mereka merupakan bagian dari 10.359 pendaftar yang mengikuti proses rekrutmen Program Ekspedisi Patriot 2026 yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi bersama 10 perguruan tinggi mitra. Para peserta terpilih berasal dari 157 perguruan tinggi, termasuk sejumlah kampus internasional seperti University of Melbourne, University of Glasgow, dan King’s College London.

Dalam kunjungannya ke Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Denpasar, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat pengabdian untuk membangun Indonesia dari kawasan-kawasan strategis di Garis Depan Pembangunan Indonesia.

“Dari hasil rekrutmen tersebut, sebanyak 1.476 peserta terpilih yang terdiri atas 1.230 Patriot dan 246 Ketua Tim akan diterjunkan ke berbagai kawasan transmigrasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendaftar yang telah menunjukkan semangat untuk mengabdi dan menjadi bagian dari pembangunan Indonesia,” ujar Menteri Iftitah di Balai Transmigrasi Denpasar, Bali.

Program Ekspedisi Patriot 2026 juga diikuti oleh 46 anak transmigran serta sejumlah putra-putri asli Papua. Kehadiran mereka mencerminkan semakin luasnya partisipasi generasi muda dalam agenda pembangunan kawasan transmigrasi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang berfokus pada riset dan pemetaan potensi ekonomi, Ekspedisi Patriot 2026 diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih langsung kepada masyarakat melalui program pendampingan di 53 kawasan transmigrasi.

“Kami ingin masyarakat transmigrasi, baik transmigran maupun masyarakat lokal, benar-benar merasakan manfaat kehadiran para Patriot. Fokusnya adalah membantu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan mengurangi kemiskinan,” kata Menteri Iftitah.

See also  Dorong Eksplorasi Mineral Indonesia, Kementerian ESDM Jalin Kerja Sama Trilateral

Menurutnya, transformasi transmigrasi saat ini tidak lagi dimaknai sebagai perpindahan penduduk semata, melainkan sebagai upaya membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Untuk mengakomodasi tingginya minat generasi muda yang belum terpilih tahun ini, Kementerian Transmigrasi juga tengah menyiapkan Komunitas Sahabat Patriot sebagai wadah kolaborasi dan pengabdian yang lebih luas.

“Kami ingin semakin banyak anak muda Indonesia terlibat dalam pembangunan kawasan transmigrasi. Karena itu kami menyiapkan Komunitas Sahabat Patriot yang akan membuka berbagai peluang pengabdian, pengembangan kapasitas, serta pelatihan di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan kawasan yang berkelanjutan.

“Kami melihat potensi besar untuk memperkuat kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia. Kami juga membuka peluang menghadirkan tenaga profesional dari Tiongkok untuk berbagi pengalaman, teknologi, dan pengetahuan guna mendukung pengembangan kawasan transmigrasi,” ujar Wang.

Kementerian Transmigrasi meyakini bahwa Ekspedisi Patriot dan Komunitas Sahabat Patriot akan menjadi instrumen penting dalam mendistribusikan sumber daya manusia unggul ke berbagai kawasan transmigrasi, sekaligus mempercepat lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah
Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat
Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera
Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN
Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman
BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
HKI Bangun Rest Area di Tol Betung-Jambi 1A, Siap Hadirkan Kenyamanan Bagi Pengendara
Menteri Transmigrasi Ajak Dubes Tiongkok Tinjau Sentra Kelapa, Ekosistem Ekonomi Baru Tumbuh di Halmahera Utara

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 00:31 WIB

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 June 2026 - 00:29 WIB

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Sunday, 7 June 2026 - 16:15 WIB

Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat

Saturday, 6 June 2026 - 20:24 WIB

Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera

Friday, 5 June 2026 - 18:52 WIB

Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB