PKS Tetap Oposisi Meski Nanti Diundang Istana

Saturday, 16 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Rakornas PKS 2019 di Jakarta, Sabtu (16/11/2019) / daelpos.com

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Rakornas PKS 2019 di Jakarta, Sabtu (16/11/2019) / daelpos.com

DAELPOS.com – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengaku tidak ada ajakan dari Istana untuk bertemu usai pembentukan kabinet. Sebab menurut dia, Joko Widodo sudah paham bahwa PKS berada di luar pemerintahan alias oposisi.

“Belum ada ajakan dari Istana untuk bertemu. Tapi saya kira karena kemarin saya sudah jabat tangan dan cipika-cipiki dengan Pak Jokowi. Mungkin itu dianggap cukup,” kata Sohibul saat Konferensi Pers di acara Rakornas PKS di Bidakara Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Dari Jokowi, ungkap Sohibul, juga sudah menuliskan baik di Instagram atau Twitter yaitu pelukan erat antara Sohibul dengan Surya Paloh, kemudian Jokowi dengan Surya Paloh, itu sudah dianggap Jokowi lazim. Fitrah persahabatan dengan tokoh-tokoh.

“Jadi, nampaknya pertemuan di Istana mungkin sudah tidak terlalu relevan karena sudah sangat cair. Saya memahami betul bahwa kami di luar,” ujar dia.

Namun demikian, menurut dia, bila nanti diundang Istana, PKS akan bersiap memenuhi undangan itu. “Karena sebagaimana komitmen kami katakan asal dilakukan bila kabinet sudah terbentuk. Jadi buat PKS anytime bisa datang bila diundang Istana,” jelas dia. (RED)

See also  Kaleidoskop 2023: Tak Hanya Listrik, Ekspansi Bisnis Beyond kWh PLN Torehkan Prestasi Gemilang

Berita Terkait

Dukung Visi Pangan Presiden, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya Datangkan Ribuan Bibit & Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim
Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan
Terima Pengurus GMNI, Wamen Viva Yoga: Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme
Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru
Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues
Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 13:34 WIB

Dukung Visi Pangan Presiden, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya Datangkan Ribuan Bibit & Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim

Friday, 6 November 2026 - 09:02 WIB

Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan

Thursday, 5 November 2026 - 09:19 WIB

Terima Pengurus GMNI, Wamen Viva Yoga: Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme

Wednesday, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru

Tuesday, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional

Berita Terbaru