Kementerian PUPR Bedah 5.700 Rumah Pasca Gempa di Sulteng

Monday, 25 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menyalurkan program bedah rumah untuk 5.700 unit rumah pasca gempa di Sulteng. Setiap rumah yang dibedah nantinya akan mendapatkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berupa peningkatan kualitas rumah swadaya senilai Rp 17,5 juta.

“Pemerintah melalui Kementerian PUPR akan terus membantu masyarakat di Sulawesi Tengah khususnya di Palu untuk bangkit pasca bencana alam dengan menyalurkan program BSPS atau bedah rumah,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di sela – sela kunjungan kerjanya di Palu sekaligus Pemasangan Peneng Rumah BSPS secara simbolis di salah satu rumah penerima bedah rumah di Desa Loru Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (24/11/2019).

Menurut Khalawi, program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang tidak layak huni. Dengan demikian, masyarakat dapat menempati rumah yang layak dan dapat menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis dan tentunya mewujudkan generasi masa depan yang sehat. “Jika rumah masyarakat layak huni tentunya akan tercipta generasi muda Indonesia ke depan yang sehat, cerdas dan memiliki daya saing. Program BSPS ini kami salurkan ke seluruh wilayah Indonesia dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” terangnya.

Khalawi menambahkan, sesuai dengan pesan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pemerintah tidak akan tinggal diam jika masih ada rumah yang tidak layak. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dapat pro aktif dengan melakukan pendataan rumah masyarakat. Adanya program BSPS, imbuh Khalawi, juga mendorong pola gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu dikarenakan dalam proses pembangunannya masyarakat harus melaksanakan pembangunan rumah secara berkelompok.

See also  Kementerian PUPR Targetkan Jalur Pansela di DIY Rampung pada 2024

Khalawi berharap, setelah mendapatkan dana BSPS, masyarakat tidak hanya fokus dalam membangun rumah tapi juga perlu memperhatikan sanitasi yang ada khususnya kamar mandi yang ada di dalam rumah. Hal itu dikarenakan sanitasi sangat penting untuk kesehatan penghuni selain kecukupan pencahayaan, struktur konstruksi dan luas bangunan.

“Banyak rumah masyarakat kurang mampu dan rumah janda-janda tua yang kondosi rumahnya hampir ambruk. Secara ekonomi mereka tidak mampu memperbaiki rumahnya dan pemerintah menyalurkan dana BSPS senilai Rp 17,5 juta sebagai stimulan agar masyarakat sekitarnya serta saudaranya saling membantu dan akhirnya terwujudlah rumah yang layak,” kata Khalawi.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah, H Hujurat mengataikan, total BSPS yang disalurkan Kementerian PUPR ke Provinsi Sulawesi Tengah sejak tahun 2016 sampai 2019 adalah 16.757 unit. “Kami harap melalui Program BSPS yang dilaksanakan di 11 Kabupaten / Kota ini bisa membantu masyarakat di Sulteng agar bisa memiliki rumah yang lebih layak huni,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga penerima BSPS asal Desa Loru Sigi Biromaru, Sigi, Munirah Laisuna menyatakan dirinya beserta keluarga sangat berterimakasih atas bantuan perumahan dari Kementerian PUPR ini. Menurutnya, program BSPS ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu seperti dirinya yang tidak memiliki penghasilan tetap.

“Sehari-hari saya bekerja sebagai buruh tani dan suami saya bekerja sebagai tukang bangunan khususnya atap dan penghasilannya tidak tetap. Dulu saya tidak pernah menyangka bisa membangun rumah tembok seperti ini. Terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu kami membangun rumah ini,” katanya.

Hal senada disampaikan Panji warga Desa Loru lainnya. Menurut pria asal Madiun, Jawa Timur tersebut dirinya sudah lebih dari 16 tahun merantau di Sigi dan kondisi rumahnya hanya berdinding papan dan atap seng. Lantai rumahnya pun hanya di plester tipis. Menurutnya BSPS sangat perlu untuk di lanjutkan bagi masyarakat di Sigi. Sebab di daerahnya masih banyak rumah warga yang rusak akibat gempa bumi yang melanda Sulteng tahun lalu.

See also  Antisipasi Libur Panjang, Pertamina Siagakan Mobile Storage dan PDS

“Saya dapat bantuan senilai Rp 17,5 juta dari Program BSPS ini. Saya punya simpanan tabungan untuk keswadayaan dalam pembangunan rumah senilai Rp 4,76 juta. Alhamdulillah rumah saya sekarang dindingnya jadi tembok dan atapnya juga lebih kokoh dan tidak bocor lagi. Dulu kasihan kalau anak lagi belajar soalnya lantainya hanya plester tipis dan kalau hujan bocor dimana-mana,” katanya. (PRY)

Berita Terkait

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina
Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 17:03 WIB

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih

Tuesday, 11 August 2026 - 18:21 WIB

Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan

Berita Terbaru

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:46 WIB

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB