Tiga Sistem Aplikasi Ditjen PKH Menang Lomba Inovasi TIK 2019

Friday, 29 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – SISCOBETI dan SIMREK Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian masing-masing mendapatkan peringkat II dan III kategori aplikasi layanan publik, sedangkan SIBETI mendapatkan peringkat III aplikasi layanan internal, Lomba Inovasi Teknologi informasi Komunikasi (TIK) 2019. Hal tersebut diumumkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada saat Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-48 di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, 29 November 2019.

Menurut Nasrullah, Sekretaris Ditjen PKH, SIMREK PKH adalah layanan rekomendasi dan perizinan bidang peternakan dan kesehatan hewan sedangkan aplikasi SISCOBETI dan SIBETI merupakan layanan yang dibangun oleh Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, sebuah unit pelaksana teknis dibawah Ditjen PKH. Pengembangan aplikasi-aplikasi tersebut lanjutnya, bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akurat serta mampu menjembatani pelayanan masyarakat.

“Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian terkait Pertanian Indonesia yang Maju, Mandiri dan Modern, Kami di Ditjen PKH berkomitmen untuk menjadi penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dengan tolok ukur transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi,” ungkapnya.

Nasrullah kemudian menjelaskan bahwa SIMREK berbasis online untuk pelaku usaha peternakan yang membutuhkan berbagai surat rekomendasi, dalam bentuk dokumen perizinan seperti surat rekomendasi, surat persetujuan, dan surat keterangan terkait ekspor dan impor.

“Kami melayani 25 jenis izin rekomendasi yang bisa diajukan secara online, sehingga pemohon hanya perlu satu kali datang ke Kementan untuk validasi dokumen. Sistem ini terintegrasi dengan Indonesia National Single Window (INSW) di bawah naungan Kementerian Keuangan”, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BET Cipelang, Oloan Parlindungan yang mendapatkan penghargaan E-Leadership Terbaik atas prestasinya dalam pemanfaatan inovasi teknologi dalam layanan BET pada Lomba Inovasi TIK 2019 ini menjelaskan bahwa aplikasi SISCOBETI dibangun untuk memudahkan seluruh stakeholder mendapatkan layanan yang ada di BET Cipelang secara online sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun, sedangkan SIBETI merupakan aplikasi layanan internal adalah aplikasi internal BET Cipelang untuk memudahkan penanggung jawab kegiatan melakukan rekapitulasi dan analisis data teknis, sehingga pimpinan untuk mudah untuk me-monitor dan evaluasi kinerja balai.

See also  Sinergi ONE PERTAMINA, PertaLife Insurance Turut Tanggap Darurat Banjir di Bekasi dan Sekitarnya

Berita Terkait

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM
PT Astra International Tbk Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Friday, 4 September 2026 - 18:33 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung

Friday, 11 Sep 2026 - 18:48 WIB